Inter Milan 1-1 Atalanta: Chivu Murka dengan Keputusan Wasit

Pertandingan sengit tersaji di San Siro pada pekan ke-29 Serie A 2025-26 saat Inter Milan harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Atalanta, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.

Gol pembuka dari Francesco Pio Esposito sempat memberi harapan bagi Nerazzurri, namun Atalanta berhasil menyamakan kedudukan melalui Nikola Krstović di babak kedua.

Pertandingan ini juga diwarnai kontroversi besar di menit-menit akhir yang membuat pelatih Cristian Chivu sangat marah.

Latar Belakang: Dua Tim Datang dengan Tekanan

Baik Inter maupun Atalanta memasuki laga ini dalam situasi yang tidak ideal. Inter baru saja menelan kekalahan pahit di Derby della Madonnina melawan AC Milan, yang membuat jarak mereka di puncak klasemen menyempit.

Sementara itu, Atalanta juga sedang mengalami periode sulit. Selain hanya meraih satu poin dari dua pertandingan liga terakhir, mereka juga baru saja dipermalukan 6-1 oleh Bayern Munich di Liga Champions.

Di sisi Inter, beberapa pemain penting masih absen karena cedera, termasuk Lautaro Martínez, Hakan Çalhanoğlu, dan Alessandro Bastoni.

Inter Unggul Lebih Dulu Lewat Pio Esposito

Inter tampil cukup agresif sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang dari Federico Dimarco yang mencoba volley dari posisi mirip dengan golnya saat melawan Genoa, meski kali ini gagal menemui sasaran.

Tim tuan rumah akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-26. Gol bermula dari aksi Dumfries yang berhasil merebut bola dari Sead Kolašinac. Bola kemudian dialirkan kepada Nicolò Barella yang dengan cepat mengirim umpan ke sisi kiri.

Pio Esposito lalu melepaskan tembakan tajam dari sudut sempit yang mengejutkan kiper Marco Carnesecchi di tiang dekat.

Gol tersebut membuat Inter unggul 1-0 dan semakin percaya diri menguasai permainan.

Banyak Peluang Terbuang

Setelah unggul, Inter memiliki beberapa peluang untuk menggandakan keunggulan.

Dumfries dua kali gagal mengarahkan sundulan dengan tepat setelah menerima umpan silang dari Dimarco. Sementara itu, Thuram juga nyaris mencetak gol ketika kesalahan Mario Pašalić memberinya peluang, tetapi tembakannya hanya melenceng tipis dari gawang.

Serangan demi serangan terus dilakukan Nerazzurri. Henrikh Mkhitaryan bahkan sempat memberikan umpan matang kepada Thuram, namun Carnesecchi melakukan penyelamatan penting dalam situasi satu lawan satu.

Kontroversi Gol Penyama Kedudukan Atalanta

Drama besar terjadi pada menit ke-82. Gol penyama kedudukan Atalanta bermula ketika Sulemana merebut bola dari Dumfries tepat di luar kotak penalti. Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan Krstovic yang berhasil menaklukkan kiper Yann Sommer dalam duel satu lawan satu.

Namun momen ini memicu protes keras dari para pemain Inter. Dumfries mengklaim dirinya dilanggar sebelum bola direbut.

Wasit Manganiello sebenarnya sempat memasukkan peluit ke mulutnya, tetapi akhirnya tidak meniupnya. Setelah pemeriksaan oleh VAR, gol tersebut tetap disahkan.

Keputusan ini membuat Chivu sangat marah hingga akhirnya diusir dari pinggir lapangan.

Inter Juga Gagal Dapat Penalti

Kontroversi tidak berhenti di situ. Beberapa menit kemudian Inter kembali memprotes keputusan wasit ketika sepakan Scalvini mengenai kaki Davide Frattesi saat keduanya berebut bola di dalam kotak penalti.

Para pemain Nerazzurri meminta penalti, namun baik wasit maupun VAR memutuskan untuk tidak memberikan pelanggaran.

Keputusan tersebut semakin memicu kemarahan kubu Inter.

Poin Berharga yang Terlepas

Hingga peluit akhir dibunyikan, kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan. Namun skor 1-1 tetap bertahan.

Hasil ini membuat Inter kembali kehilangan poin penting dalam perburuan gelar Serie A.

Meski masih berada di papan atas klasemen, hasil imbang ini menunjukkan bahwa perjalanan menuju Scudetto musim ini masih jauh dari kata mudah bagi Nerazzurri.

Susunan Pemain

INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji (6 De Vrij 80′), 30 Carlos Augusto; 2 Dumfries, 23 Barella (16 Frattesi 76′), 7 Zielinski, 8 Sucic (22 Mkhitaryan 46′), 32 Dimarco (11 Luis Henrique 65′); 94 Esposito (14 Bonny 65′), 9 Thuram.

Pelatih: Cristian Chivu.

ATALANTA (3-4-2-1): 29 Carnesecchi; 42 Scalvini, 19 Djimsiti, 23 Kolasinac (4 Hien 65′); 77 Zappacosta, 15 De Roon (16 De Ketelaere 76′), 8 Pasalic, 47 Bernasconi; 10 Samardzic (13 Ederson 52′), 59 Zalewski (7 Sulemana 65′); 9 Scamacca (90 Krstović 52′).

Pelatih: Raffaele Palladino.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*