Dimarco: “Tanpa Trofi Inter, Gol dan Assist Saya Tak Ada Artinya”

Federico Dimarco mengirim pesan kuat usai kemenangan 2-0 Inter Milan atas Genoa di pekan ke-27 Serie A 2025-26.

Bek sayap kiri andalan Nerazzurri itu menegaskan bahwa statistik pribadi tak berarti apa-apa tanpa trofi di akhir musim.

Kemenangan ini menjadi respons penting setelah Inter tersingkir menyakitkan dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt. Namun, fokus utama kini jelas, yakni mengamankan gelar domestik.

Dimarco: Statistik Bukan Segalanya Tanpa Trofi

Gol voli spektakuler Dimarco membuka jalan kemenangan Inter. Dari sudut sempit, ia melepaskan tembakan kaki kiri presisi yang tak mampu dihentikan kiper lawan.

Namun alih-alih membicarakan keindahan golnya, Dimarco justru menyoroti hal yang lebih besar.

“Musim ini bagus secara pribadi, tapi yang terpenting adalah tim. Jika gol dan assist saya tidak membawa trofi, maka itu tidak akan berarti banyak,” ujar Dimarco usai laga.

Pernyataan ini menunjukkan mentalitas juara yang kini melekat kuat di skuad Inter. Dimarco bahkan menegaskan dirinya rela mencetak lebih sedikit gol asalkan Inter bisa mengangkat Scudetto.

“Saya lebih suka mencetak lebih sedikit gol dan assist jika itu berarti kami bisa memenangkan liga,”

Dalam dunia sepak bola modern yang sering terfokus pada statistik individu, sikap seperti ini menjadi pembeda.

Mental Bangkit Setelah Luka Eropa

Suasana ruang ganti Inter sempat muram setelah tersingkir dari Liga Champions. Kekalahan kandang dan tandang dari Bodo/Glimt menjadi pukulan berat.

Namun seperti yang dikatakan Dimarco:

“Setiap kali tim ini kalah, kami selalu bangkit lebih kuat.”

Kemenangan atas Genoa menjadi bukti nyata. Meski tak mudah membongkar pertahanan tim asuhan Daniele De Rossi, Inter tetap sabar dan efektif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*