Laga dramatis tersaji di markas Como saat Inter Milan bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menang 4-3 pada pekan ke-32 Serie A 2025-26, Senin (13/4/2026) dini hari WIB.
Dua gol dari Marcus Thuram dan Denzel Dumfries memastikan kemenangan luar biasa yang membuat Inter kini unggul 9 poin di puncak klasemen.
Hasil ini juga menjadi pukulan bagi tim asuhan Cesc Fabregas yang harus turun ke posisi kelima.
Como Tampil Menggila di Babak Pertama
Como langsung tampil menyerang dengan formasi ofensif. Kombinasi Assane Diao dan Nico Paz menjadi ancaman utama bagi lini belakang Inter.
Setelah beberapa peluang emas, Como akhirnya membuka skor lewat:
- Aksi Paz yang menusuk ke kotak penalti
- Diselesaikan oleh Alex Valle dari bola rebound
Tak berhenti di situ, Paz kembali mencetak gol spektakuler menjelang turun minum lewat tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan Yann Sommer.
Skor 2-0 untuk Como, Inter tampak kesulitan tanpa Lautaro Martinez yang cedera.
Gol Thuram Ubah Momentum
Di masa injury time babak pertama, Inter mendapatkan momentum penting.
Umpan silang Nicolo Barella berhasil diselesaikan Marcus Thuram menjadi gol.
Gol ini menjadi titik balik kebangkitan Nerazzurri.
Babak Kedua: Inter Tunjukkan Mental Juara
Memasuki babak kedua, Inter tampil jauh lebih efektif.
- 2-2: Thuram mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Como dengan finishing cerdas ke gawang kosong.
- 2-3: Denzel Dumfries mencetak gol lewat skema bola mati dari Hakan Calhanoglu.
- 2-4: Dumfries kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan hasil duel udara Manuel Akanji.
Inter sukses membalikkan keadaan secara dramatis!
Como Tak Menyerah, Drama Hingga Akhir
Como sempat memperkecil skor menjadi 3-4 lewat penalti Lucas Da Cunha.
Di menit-menit akhir, peluang emas datang dari Alberto Moreno:
- Sundulan bebas yang melenceng
- Tembakan jarak dekat yang membentur mistar
Namun Inter tetap mampu bertahan hingga peluit akhir.
Tanpa Lautaro, Inter Tetap Berbahaya
Absennya Lautaro Martinez tidak membuat Inter kehilangan ketajaman. Duet Thuram dan Dumfries justru tampil sebagai pembeda.
Ini menunjukkan:
- Kedalaman skuad Inter sangat kuat
- Banyak pemain mampu jadi penentu
- Mental juara mulai terlihat jelas
Dampak Besar untuk Perburuan Scudetto
Kemenangan ini sangat krusial karena:
- Inter unggul 9 poin di puncak, setelah Napoli bermain imbang lawan Parma
- Menjauh dari kejaran rival
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, Inter kini berada di jalur ideal menuju gelar Scudetto.
Susunan Pemain
COMO (4-2-3-1): 1 Butez; 77 Van der Brempt (28 Smolčić 67′), 34 Diego Carlos (14 Ramon 46′), 2 Kempf, 3 Valle (18 Moreno 79′); 8 Sergi Roberto (33 Da Cunha 46′), 23 Perrone; 38 Diao (7 Morata 79′), 10 Nico Paz, 20 Baturina; 11 Douvikas.
Pelatih: Cesc Fabregas.
INTER (3-5-2): 1 Sommer; 25 Akanji, 15 Acerbi, 95 Bastoni (30 Carlos Augusto 46′); 2 Dumfries, 23 Barella (22 Mkhitaryan 77′), 20 Calhanoglu, 7 Zielinski (8 Sucic 56′), 32 Dimarco (11 Luis Henrique 56′); 94 Esposito (14 Bonny 56′), 9 Thuram.
Pelatih: Cristian Chivu.

Leave a Reply