Inter Milan berhasil meraih kemenangan meyakinkan di laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/26.
Namun, hasil positif tersebut belum cukup untuk membawa Nerazzurri finis di posisi delapan besar klasemen dan lolos langsung ke babak 16 besar.
Meski demikian, performa Inter tetap menuai banyak pujian, terutama berkat gol spektakuler Federico Dimarco melalui tendangan bebas. Salah satu apresiasi tertinggi datang dari legenda sepak bola Italia, Fabio Capello.
Mantan pelatih AC Milan, Real Madrid, dan Juventus itu menilai gol Dimarco sebagai karya seni di atas lapangan hijau.
Capello: Dimarco Pemain Pembeda Inter
Dalam analisisnya usai laga, Fabio Capello menyoroti peran vital Dimarco dalam permainan Inter.
Menurutnya, bek kiri Timnas Italia itu memiliki kualitas teknis luar biasa, terutama dalam mengeksekusi bola mati.
“Dimarco sangat penting. Dia membuat perbedaan. Saat menendang bola, dia punya kemampuan balistik yang sangat tinggi,” ujar Capello.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Dimarco bukan sekadar bek sayap modern, tetapi juga senjata utama Inter dalam situasi set-piece.
Tendangan Bebas Ala Mariolino Corso
Capello bahkan membandingkan gol Dimarco dengan legenda Inter era 1960-an, Mariolino Corso, yang terkenal dengan tendangan bebas mematikannya.
“Tendangan bebas itu adalah sebuah mahakarya. Ditambah bantuan pagar betis Inter yang menutupi pandangan Kobel, membuatnya mustahil untuk menyelamatkan bola. Itu seperti tendangan Mariolino Corso,” tambah Capello.
Gol tersebut tercipta dari luar kotak penalti, melengkung sempurna melewati pagar betis dan bersarang di sudut gawang Borussia Dortmund.
Kiper Dortmund tak mampu bereaksi tepat waktu karena pandangannya terhalang.
Analisis Taktis: Eksekusi Sempurna dan Kecerdikan Tim
Selain kualitas individu Dimarco, Capello juga memuji kecerdikan kolektif Inter dalam situasi tersebut.
Beberapa pemain Inter sengaja membentuk pagar betis yang rapat, sehingga:
- Menghalangi pandangan kiper
- Menyulitkan pembacaan arah bola
- Memberi waktu tambahan bagi Dimarco
Kombinasi teknik, kecerdasan, dan kerja sama tim inilah yang membuat gol tersebut menjadi sempurna.
Inter Tampil Solid Meski Harus ke Play-Off
Meski gagal finis di delapan besar, Capello tetap menilai performa Inter secara keseluruhan cukup positif.
“Inter memainkan pertandingan yang bagus,” tegasnya.
Nerazzurri tampil dominan, disiplin dalam bertahan, dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Kemenangan ini juga menjadi modal penting menjelang babak play-off Liga Champions.
Di bawah asuhan Cristian Chivu, Inter menunjukkan progres signifikan dalam dua bulan terakhir, baik dari segi mentalitas maupun organisasi permainan.

Leave a Reply