Bek sayap Inter Milan, Carlos Augusto masuk radar dua klub Premier League, Aston Villa dan Newcastle United. Namun, meski minat mulai berdatangan, pihak Nerazzurri menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk melepas sang pemain.
Menurut laporan L’Interista, ketertarikan dari Inggris muncul berkat performa konsisten Carlos Augusto bersama Inter di bawah asuhan Cristian Chivu. Pemain asal Brasil tersebut dinilai sebagai salah satu aset penting dalam skema permainan tim.
Senjata Taktis Andalan Cristian Chivu
Sejak bergabung dari Monza, Carlos Augusto berkembang menjadi pemain multifungsi yang sangat dibutuhkan Inter. Fleksibilitasnya membuat Chivu memiliki banyak opsi dalam meramu strategi.
Carlos mampu bermain sebagai:
- Bek kiri, menggantikan atau mendampingi Federico Dimarco
- Bek tengah kiri dalam formasi tiga bek, sebagai alternatif Alessandro Bastoni
- Wing-back kanan saat kondisi darurat akibat cedera pemain lain
Meski posisi aslinya berada di sisi kiri, kemampuannya beradaptasi di berbagai peran membuatnya menjadi “joker taktis” bagi Inter.
Tak heran jika para pelatih dan pengamat menilai Carlos sebagai salah satu pemain paling berguna dalam skuad Nerazzurri musim ini.
Kontrak Panjang hingga 2028, Masa Depan Masih di Milano
Carlos Augusto masih terikat kontrak bersama Inter hingga Juni 2028. Dengan durasi yang panjang tersebut, manajemen klub berada dalam posisi yang sangat kuat dalam negosiasi.
Bahkan, Inter disebut terbuka untuk membahas perpanjangan kontrak baru, selama kedua belah pihak memiliki visi yang sama terkait masa depan tim.
Saat ini, Carlos juga menjadi salah satu pemain dengan menit bermain tinggi. Ia dipercaya tampil secara reguler, baik sebagai starter maupun pelapis utama dalam rotasi.
Perannya yang stabil membuat Inter tidak merasa perlu mencari pengganti dalam waktu dekat.
Inter Nilai €30 Juta, Tapi Tetap “Tak Tersentuh”
Secara valuasi pasar, Inter dikabarkan mematok harga Carlos Augusto di kisaran €30 juta. Namun, angka tersebut lebih bersifat simbolis.
Pada praktiknya, manajemen Nerazzurri menganggap sang pemain sebagai “untouchable” alias tidak untuk dijual.
Manajemen Inter menilai kontribusi Carlos jauh lebih berharga dibanding keuntungan finansial jangka pendek. Selain itu, sang pemain sendiri juga tidak menunjukkan keinginan untuk hengkang.
Carlos merasa nyaman di Milano dan puas dengan perannya dalam proyek jangka panjang klub.

Leave a Reply