Keputusan besar datang dari penyerang muda Inter Milan, Ange-Yoan Bonny. Meski memiliki rekam jejak panjang bersama tim nasional Prancis di level junior, sang striker kini memutuskan membelokkan arah karier internasionalnya dengan memilih membela Pantai Gading di ajang Piala Dunia 2026.
Kabar ini diungkapkan oleh jurnalis Pantai Gading, Sanh Séverin, sebagaimana dilansir FCInterNews. Bonny disebut telah memantapkan pilihannya jelang jeda internasional bulan Maret dan tak akan menunggu panggilan dari timnas senior Prancis.
Pernah Bela Prancis, Tapi Masa Depan Bersama Les Éléphants
Ange-Yoan Bonny memang bukan nama asing di sistem sepak bola Prancis. Pemain berusia 22 tahun itu telah membela Les Bleus di berbagai level usia, termasuk tim U-21. Bahkan, ia sempat mencatatkan dua penampilan bersama tim berjuluk Little Blues tersebut, meski belum berhasil mencetak gol.
Dengan jalur pembinaan yang jelas dan kualitas yang terus berkembang, banyak pihak menilai Bonny hanya tinggal selangkah lagi menuju panggilan timnas senior Prancis. Namun, rencana itu kini resmi ditinggalkan.
Emerse Faé Siap Panggil Bonny Sejak Maret
Menurut laporan Séverin, pelatih Pantai Gading, Emerse Faé berpeluang memasukkan nama Bonny ke dalam skuad nasional secepat Maret ini. Jika proses administrasi berjalan lancar, Bonny bisa segera mengenakan seragam Les Éléphants dan memulai babak baru dalam karier internasionalnya.
Keputusan ini juga membuka jalan bagi Bonny untuk menjadi bagian penting dari proyek Pantai Gading menuju Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Performa Impresif Bersama Inter Milan Jadi Faktor Kunci
Kepercayaan diri Bonny tak lepas dari performa solidnya bersama Inter Milan musim ini. Mantan striker Parma tersebut telah mencatatkan 7 gol dan 6 assist di semua kompetisi, kontribusi yang membuatnya semakin diperhitungkan di level klub maupun internasional.
Di bawah sistem Inter yang menuntut penyerang modern, kuat secara fisik, cepat dalam transisi, dan aktif membuka ruang, Bonny berkembang pesat. Hal ini diyakini menjadi salah satu alasan mengapa ia memilih jalur internasional yang memberinya peluang bermain lebih besar dan peran sentral.
Keputusan Strategis Demi Piala Dunia 2026
Memilih Pantai Gading ketimbang Prancis bukan sekadar keputusan emosional, melainkan langkah strategis. Persaingan di lini depan Prancis terkenal sangat ketat, sementara Pantai Gading menawarkan kesempatan nyata bagi Bonny untuk menjadi pilar utama tim nasional di panggung dunia.
Jika performanya konsisten, Ange-Yoan Bonny bukan hanya akan tampil di Piala Dunia 2026, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu wajah baru kebangkitan Pantai Gading di kancah internasional.
Inter Milan pun diuntungkan: striker mudanya kini datang dengan status internasional yang semakin matang dan mentalitas kompetitif tingkat dunia.

Leave a Reply