
Absennya Lautaro Martinez dalam laga Derby della Madonnina pekan ke-10 Serie A 2026-27 meninggalkan lubang besar bagi skuad Inter Milan.
Tim asuhan Cristian Chivu harus mengakui keunggulan rival sekota, AC Milan dengan skor telak 3-1.
Kekalahan ini memicu berbagai analisis, salah satunya datang dari mantan pelatih Inter Milan, Stefano Pioli, yang hadir sebagai bintang tamu di studio Sky Sport.
Dalam analisisnya, Pioli secara khusus menyoroti seberapa krusial peran Lautaro Martinez bagi kestabilan dan mentalitas skuad Nerazzurri.
Dua Wajah Inter Milan: Dengan dan Tanpa Lautaro Martinez
Kekalahan di laga Derby mempertegas ketergantungan Inter terhadap sosok kapten asal Argentina tersebut. Pioli dengan tegas menyatakan bahwa kehadiran Lautaro mengubah wajah tim secara keseluruhan.
Absennya El Toro akibat cedera membuat lini serang dan daya juang Inter menurun drastis saat menghadapi tekanan tinggi dari AC Milan. Menurut Pioli, kualitas Inter Milan saat ini terbagi menjadi dua kondisi mutlak:
“Ada Inter dengan Lautaro, dan ada Inter tanpa Lautaro,” ujar Pioli.
Mengapa Lautaro Martinez Begitu Spesial di Mata Pioli?
Meski sering berhadapan sebagai lawan di pinggir lapangan, Pioli tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap kepemimpinan dan kualitas teknis Lautaro Martinez.
Menurut Pioli, memiliki pemain dengan karakter seperti Lautaro adalah impian dan keberuntungan bagi pelatih mana pun di dunia.
“Saya percaya bahwa kapten seperti dia adalah sebuah keberuntungan bagi pelatih mana pun, karena memiliki pemain seperti itu di lapangan—yang selalu memberikan kesan benar-benar larut dalam permainan, bertarung memperebutkan setiap bola, menjalani pertandingan dengan emosi, gairah, dan tekad untuk membantu tim dengan segala cara… Benar-benar seorang pemain yang selalu sangat saya kagumi, bahkan saat menjadi lawan,” pujinya.
Pandangan Positif Terhadap “Jones” di Lini Tengah
Selain membedah pentingnya sosok Lautaro Martinez, Pioli juga memberikan komentar menarik mengenai amunisi lini tengah, secara khusus menyebut nama Jones. Pioli melihat profil gelandang ini sebagai tambahan yang sangat berharga bagi skema permainan Inter Milan.
“Namun, saya juga sangat menyukai Jones. Ya, sangat menyukainya. Dia adalah seorang mezzala (gelandang peran ganda), seorang gelandang, pemain serbabisa di seluruh area lapangan, bergerak maju dan mundur, dengan daya jelajah tinggi dan teknik yang bagus. Dia adalah pemain yang akan sangat berguna bagi Inter,”
Kekalahan 3-1 dari AC Milan menjadi tamparan keras bagi Cristian Chivu dan pasukannya.
Namun, analisis dari Stefano Pioli memberikan penegasan bahwa kembalinya Lautaro Martinez dari cedera, dipadukan dengan optimalisasi gelandang serbabisa seperti Jones, akan menjadi kunci utama bagi Inter Milan untuk segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan di kompetisi Serie A.

Leave a Reply