Komentar Bastoni Usai Inter Ditekuk AC Milan: “Kami Sangat Kecewa, Sikap Pemain Jadi Masalah Utama”

Kekalahan menyakitkan dalam Derby della Madonnina pada pekan ke-10 Serie A 2026-27 meninggalkan luka mendalam bagi skuad Inter Milan.

Bek tangguh Nerazzurri, Alessandro Bastoni, secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya yang luar biasa usai timnya harus takluk 1-3 dari AC Milan di San Siro.

Dalam wawancaranya dengan SportMediaset, Bastoni tidak mencari-cari alasan taktis, melainkan menyoroti masalah sikap dan pendekatan tim di atas lapangan.

Awal Laga yang Buruk dan Momentum yang Hilang

Inter langsung dihentak oleh dua gol cepat AC Milan di awal pertandingan yang langsung mengubah jalannya laga.

Meskipun Bastoni sempat mencetak gol dan menghidupkan asa, momentum kebangkitan Inter justru dipatahkan oleh gol ketiga Milan menjelang turun minum.

“Kami memulai pertandingan dengan buruk melalui dua situasi cepat yang langsung mengarahkan jalannya laga. Kami sempat bangkit, namun kebobolan gol ketiga justru terjadi pada saat kami sedang berada dalam performa terbaik dan mereka mulai tertekan,” ungkap Bastoni kepada SportMediaset.

Ia menambahkan bahwa hasil ini sangat melukai perasaan tim:

“Ini benar-benar menyakitkan bagi kami. Kami tidak senang dan ini bukanlah apa yang kami harapkan, tetapi kita harus melangkah maju karena kita akan kembali bermain dalam tiga hari ke depan,”

Masalah Sikap, Bukan Sekadar Analisis Video

Ketika ditanya mengenai kesulitan Inter saat menghadapi AC Milan dalam beberapa pertemuan terakhir, Bastoni mengakui bahwa persiapan matang lewat rekaman video tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh mentalitas yang tepat di lapangan.

“Saya tidak bisa mengatakan apa yang membuat kami kesulitan saat melawan Milan. Anda bisa mempersiapkannya dengan baik melalui video, tetapi yang terpenting kemudian adalah sikap, dan sikap kami tidak memadai,”

Ia menegaskan kembali rasa frustrasinya:

“Kami tidak senang, tentu saja—bahkan kami sangat kecewa,”

Kendati demikian, sebagai pemain senior di skuad, Bastoni yakin timnya memiliki pengalaman cukup untuk bangkit tanpa harus membawa beban trauma berlebihan:

“Tetapi kami memiliki pengalaman yang terlalu banyak untuk membiarkan hal ini menjadi luka permanen. Kami harus menganalisis apa yang kami lakukan dengan salah dan kembali memulai musim dengan semangat yang tepat, karena musim masih sangat panjang,”

Menepis Alasan Perubahan Formasi

Menanggapi spekulasi seputar eksperimen taktis atau perubahan formasi yang diterapkan pelatih pada laga derby tersebut, Bastoni secara tegas membantahnya.

Ia kembali menekankan bahwa akar dari kekalahan ini murni terletak pada aspek mental dan determinasi individu di atas lapangan:

“Saya rasa ini bukan salah formasi atau hal lainnya. Kami salah dalam menunjukkan sikap, yang mana itu tidak sesuai untuk pertandingan di malam seperti ini.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*