Capello Semprot Inter Milan Meski Menang Atas Shakhtar

Meski berhasil mengamankan tiga poin perdana di Champions League lewat kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk, Inter Milan tidak luput dari kritik tajam.

Legenda pelatih Italia, Fabio Capello, secara terbuka mengevaluasi performa anak asuh Cristian Chivu yang dinilainya tampil mengecewakan dan lambat panas sepanjang sebagian besar pertandingan di San Siro.

Dalam kolom analisis terbarunya di La Gazzetta dello Sport, Capello membedah aspek positif maupun catatan merah dari permainan Nerazzurri, dengan sorotan khusus pada pendekatan taktis dan tanggung jawab Cristian Chivu sebagai manajer.

Inter Tampil Buruk dan Tanpa Bentuk Hingga Menit ke-60

Fabio Capello mengaku heran dengan pendekatan yang ditunjukkan Inter Milan di babak pertama. Menurutnya, dominasi dan intensitas tinggi yang biasa ditunjukkan Inter saat bermain di kandang sendiri sama sekali tidak terlihat.

“Bermain hanya selama 30 menit tidaklah cukup. Sekali lagi, bahkan saat melawan Shakhtar Donetsk, Inter-nya Chivu mengawali babak pertama dengan berjalan kaki, selalu berada di bawah ritme, tanpa pressing, dan hanya melepaskan satu tembakan ke gawang,” cetus Capello.

“Malam kemarin saya melihat Inter yang buruk dan tanpa bentuk (amorfa) hingga menit ke-60, ketika semuanya baru berubah setelah pergantian pemain yang dilakukan pelatih,”

Capello menyoroti kurangnya agresivitas, sirkulasi bola yang lambat, serta minimnya pergerakan tanpa bola dari para pemain Inter di satu jam pertama laga.

Reaksi Hebat 10 Pemain dan Pujian untuk Mkhitaryan dan Martinez

Meski mengkritik tajam 60 menit pertama, Capello tidak menutup mata terhadap respon luar biasa yang ditunjukkan Inter setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah pada menit ke-68.

Daya Juang 10 Pemain: Capello memuji mentalitas tim yang justru bangkit dan mencetak gol lewat kombinasi umpan cantik Henrikh Mkhitaryan serta penyelesaian dingin Carlos Augusto.

“Reaksi setelah kartu merah Bastoni sangat mengesankan, dan assist Mkhitaryan untuk gol hebat Carlos Augusto luar biasa,”

Penyelamatan Kunci Josep Martinez

Capello memberikan kredit khusus bagi kiper Josep Martinez.

“Kali ini Martinez sangat bagus, karena penyelamatan besarnya di menit-menit akhir bisa dianggap sangat krusial dan menentukan,”

Tanda Tanya Capello: Mengapa Harus Menunggu ‘Sengatan’?

Pertanyaan terbesar yang mengusik pikiran Capello adalah mengapa Inter Milan selalu membutuhkan guncangan atau situasi kritis terlebih dahulu sebelum akhirnya menunjukkan kualitas permainan aslinya.

“Saya masih tidak mengerti mengapa ‘kebangkitan’ tim ini selalu datang terlambat, mengapa tim ini selalu membutuhkan sengatan untuk bangkit,”

“Ini seperti sebuah mobil yang selalu berjalan di gigi tiga, dan baru masuk ke gigi lima di menit-menit akhir. Mungkin para pemain bertanding dengan kesadaran bahwa mereka adalah tim yang kuat dan yakin semuanya akan teratasi dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Chivu harus memperbaiki hal ini!”

Peringatan dari sosok senior sekelas Fabio Capello menjadi evaluasi penting bagi Cristian Chivu.

Kemenangan atas Shakhtar memang memberikan tambahan tiga poin berharga di panggung Eropa, namun untuk bisa bersaing merebut gelar juara di Serie A maupun Champions League, Inter Milan dituntut untuk tampil konsisten dan dominan sejak peluit pertama dibunyikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*