Gerrard Mengaku José Mourinho Pernah Coba Memboyongnya ke Inter Milan

Nama Steven Gerrard dan Inter Milan hampir saja terukir dalam sejarah buku transfer dunia.

Mantan kapten legendaris Liverpool tersebut baru-baru ini mengungkap sebuah rahasia besar mengenai perjalanan kariernya: José Mourinho pernah berupaya keras membujuknya meninggalkan Anfield untuk bergabung dengan Nerazzurri.

Di bawah komando Mourinho kala itu, Inter Milan sedang membangun kedalaman skuad tangguh yang kelak mengukir sejarah emas di sepak bola Eropa.

Namun, kesetiaan mendalam Gerrard kepada klub masa kecilnya membatalkan salah satu kepindahan paling potensial dalam sejarah sepak bola modern.

Bujukan Mourinho dan Kesetiaan Abadi untuk Liverpool

Bukan rahasia lagi bahwa José Mourinho sangat mengagumi gaya bermain dan kepemimpinan Gerrard di lini tengah.

Pelatih asal Portugal tersebut dilaporkan mencoba meyakinkan sang gelandang asal Inggris untuk menjajal tantangan baru di Serie A bersama Inter.

Kendati godaan untuk memperkuat raksasa Italia yang bertabur bintang sangat besar, Gerrard memilih untuk tetap bertahan dan menjaga komitmen serta ikatan emosionalnya dengan The Reds.

Berbicara dalam program Overlap Daily, Gerrard menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menyesali keputusan menolak tawaran dari klub-klub raksasa Eropa demi membela Liverpool sepanjang karier utamanya.

“Saya tidak memiliki penyesalan apa pun,” tegas Gerrard saat mengenang keputusannya menolak tawaran dari Inter.

Bayangan Skuad Mewah Treble Inter Milan 2010

Pengakuan Gerrard ini membawa ingatan publik kembali pada masa-masa keemasan Inter Milan di bawah asuhan Mourinho.

Skuad Nerazzurri kala itu dihuni oleh barisan gelandang kelas dunia seperti Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Dejan Stanković, dan Thiago Motta yang berhasil merengkuh gelar Treble Winner bersejarah pada musim 2009/10.

Jika saja Gerrard menerima pinangan Mourinho saat itu, namanya dipastikan akan menjadi bagian dari skuad legendaris pahlawan Triplete di San Siro.

Namun, takdir menentukan jalan berbeda di mana legenda nomor 8 tersebut memilih mengabadikan namanya sebagai pahlawan tak tergantikan di Anfield.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*