Laga Kontra Shakhtar Jadi Penentu Nasib Inter Milan di Liga Champions

Kemenangan 3-1 atas Bologna di pekan ke-7 Serie A 2026-27 sedikit mengobati luka Inter Milan sekaligus membungkam berbagai spekulasi miring.

Hasil positif tersebut mengembalikan kepercayaan diri tim asuhan Cristian Chivu usai kekalahan mengejutkan dan menyakitkan dari Club Brugge di Liga Champions.

Namun, tidak ada waktu untuk bersantai. Pertengahan pekan ini, Nerazzurri harus kembali berlaga di Liga Champions untuk menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, di San Siro.

Laga matchday 3 fase liga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan laga yang sudah berada dalam status wajib menang demi menyelamatkan langkah Inter di pentas Eropa.

Situasi Darurat: 0 Poin dan Peluang Delapan Besar yang Menipis

Perjalanan Inter Milan di format baru fase liga Liga Champions musim ini berada dalam situasi mengkhawatirkan:

  • Tanpa Poin: Usai menelan dua kekalahan beruntun dari Real Madrid dan Club Brugge, Inter masih tertahan di dasar klasemen dengan 0 poin.
  • Misi Mustahil ke Top 8: Peluang untuk lolos langsung ke babak 16 besar lewat posisi 8 besar kini berada di ujung tanduk. Untuk mencapai target tersebut, Inter butuh “keajaiban” dengan menyapu bersih seluruh laga tersisa dengan kemenangan atau maksimal hanya toleransi satu hasil imbang.

Misi Minimum: Mengamankan Tiket Play-off

Dengan target delapan besar yang semakin sulit dijangkau, mengamankan posisi di zona play-off (peringkat 9 hingga 24) menjadi target minimal yang tidak bisa ditawar lagi.

Tereliminasi lebih awal di fase liga akan menjadi bencana besar bagi klub sekelas Inter Milan.

Meski perjalanan masih panjang dan potensi tersingkir belum mendekati kenyataan, langkah pertama harus diambil sekarang:

  1. Raih 3 Poin Pertama: Mengalahkan Shakhtar Donetsk adalah harga mati untuk meletakkan batu pertama menuju babak 16 besar atau melalui jalur play-off.
  2. Aktifkan “Mode Champions League”: Setelah tampil kurang menggigit di dua laga awal Eropa, anak asuh Chivu dituntut untuk segera menaikkan intensitas dan fokus ke tingkat tertinggi.

Laga melawan Shakhtar Donetsk di San Siro bukan hanya tentang tiga poin, melainkan tentang pembuktian harga diri dan respon mentalitas juara dari Inter Milan.

Cristian Chivu dan pasukannya harus memastikan bahwa kebangkitan di markas Bologna menjadi awal dari kebangkitan sesungguhnya di kompetisi Eropa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*