
Absennya sang kapten sekaligus mesin gol, Lautaro Martinez, menjadi ujian berat bagi Inter Milan dalam mengarungi jadwal padat di kompetisi domestik maupun Liga Champions.
Pelatih Cristian Chivu dipaksa memutar otak untuk menjaga kestabilan tim, terutama di lini depan yang kini praktis bertumpu pada pundak Marcus Thuram, didukung oleh penyerang muda Pio Esposito dan Bonny.
Tantangan rotasi pemain, serta strategi taktis yang harus diambil Chivu agar Nerazzurri tetap kompetitif di semua ajang.
Beban Berat di Pundak Marcus Thuram
Kehilangan Lautaro Martinez tentu meninggalkan lubang besar di lini serang Inter. Mau tidak mau, Marcus Thuram harus siap ditarik sebagai pusat permainan dan menggendong lini serang Inter Milan dalam beberapa laga krusial ke depan.
Penyerang asal Prancis ini dituntut untuk tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga menjadi motor penggerak aliran bola di sepertiga akhir lapangan.
Namun, harian ternama Italia, Tuttosport, mengingatkan satu hal penting: Marcus Thuram harus dikelola dengan manajemen kebugaran yang cermat. Memforsir tenaga Thuram tanpa rotasi yang tepat justru berisiko memicu cedera susulan yang akan semakin melemahkan daya gedor Inter.
Peran Bonny, Pio Esposito, dan Kebijakan Rotasi Chivu
Untuk meringankan beban Thuram, Cristian Chivu memiliki opsi dari kedalaman skuadnya. Berdasarkan pola penanganan musim lalu, Chivu gemar melakukan rotasi berpasangan di lini depan.
- Ange-Yoan Bonny baru saja mencetak gol penting saat menghadapi Club Brugge dijagokan untuk merebut tempat utama, terutama pada laga tandang di kandang lawan. Kehadirannya memberikan dimensi fisik dan kecepatan yang segar.
- Pio Esposito terus menunjukkan progres positif dan siap diberi menit bermain untuk menjaga ritme istirahat para pemain utama.
- Chivu juga harus ekstra waspada agar tidak melakukan overloading (pemberian beban berlebih) kepada empat pemain yang terforsir tenaganya dalam dua laga terakhir, yakni Bisseck, Diouf, Calhanoglu, dan Dimarco. Di sisi lain, kondisi fisik Akanji yang tampak belum mencapai top performance di ajang Liga Champions juga menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan.
Situasi Penjaga Gawang: Antara Kepastian Josep Martinez dan Opsi Provedel
Di sektor penjaga gawang, Josep Martinez sejauh ini masih diproyeksikan untuk mengawal mistar gawang Inter Milan. Kendati demikian, muncul wacana untuk memberikan debut kepada Provedel dalam laga melawan Shakhtar Donetsk.
Langkah ini dinilai strategis untuk meredam tekanan psikologis yang kerap membayangi kiper asal Spanyol tersebut saat bermain di Liga Champions, sekaligus memberikan rotasi sehat di posisi penjaga gawang.

Leave a Reply