
Setelah laporan awal dari Il Messaggero menyebutkan adanya pendekatan dari investor Timur Tengah, kini harian terkemuka Corriere della Sera (Corsera) membongkar detail yang jauh lebih spesifik: terungkap nama dana investasi (fondo) asal Qatar yang telah mengontak pemilik mayoritas saham Inter, Oaktree Capital Management.
Terungkap: Al Mirqab dan Sosok Syeikh HBJ di Balik Potensi Investasi
Menurut sumber-sumber di kalangan pakar keuangan olahraga, nama dana investasi yang memicu rumor besar ini adalah Al Mirqab.
Al Mirqab merupakan family office terkemuka yang berbasis di Doha, Qatar. Lembaga ini mengelola kekayaan pribadi Syeikh Hamad bin Jassim bin Jaber Al Thani yang sangat populer dengan akronim HBJ. Beliau adalah mantan Perdana Menteri Qatar sekaligus sepupu dari Emiro (pemimpin tertinggi) Qatar saat ini.
Siapa Syeikh HBJ dan Apa Hubungannya dengan Kota Milan?
Syeikh berusia 67 tahun ini bukanlah sosok asing di ibu kota Lombardia tersebut:
- Pengunjung Setia Milan: HBJ kerap berkunjung ke Milan, tempat di mana sebagian keluarganya menetap, dan rutin menginap di kawasan mewah Quadrilatero della Moda.
- Investasi Properti Raksasa di Italia: Al Mirqab baru saja menyelesaikan transaksi fantastis senilai 1,1 miliar Euro untuk membeli 80% kepemilikan gedung megah di Via Monte Napoleone 8 dari kelompok usaha Kering (Prancis).
- Membeli Villa Certosa: Melalui anak perusahaannya, Constellation Hotels, HBJ juga mengakuisisi properti legendaris Villa Certosa dari keluarga mendiang Silvio Berlusconi seharga 350 juta Euro.
Melihat portofolio investasi properti mewahnya yang sangat agresif di Italia, ketertarikan HBJ terhadap proyek stadion baru Inter Milan dinilai menjadi faktor pendorong utama di balik penjajakan ini.
Proyek Stadion Baru dan Daya Tarik Finansial Inter Milan
Proyek pembangunan stadion baru milik klub beserta area komersial di sekitarnya menjadi magnet kuat bagi para investor internasional yang telah menghubungi Oaktree dalam beberapa bulan terakhir.
Selain aspek stadion, kondisi keuangan Inter Milan saat ini tergolong sangat sehat dan langka untuk ukuran klub sepak bola Eropa:
- Laporan Keuangan Positif: Musim 2025/2026 ditutup dengan pendapatan mencapai 518 juta Euro dan laba bersih (utiles) sebesar 22,7 juta Euro—mencatatkan hasil keuangan positif dalam dua musim berturut-turut.
- Valuasi Klub Melonjak: Menurut analisis Forbes, nilai Inter Milan saat ini ditaksir mencapai 1,5 miliar Euro (termasuk utang). Sementara itu, Football Benchmark memberikan penilaian yang lebih tinggi di angka 2,1 miliar Euro. Bahkan, beberapa sumber menyebutkan bahwa Oaktree memiliki patokan angka yang jauh lebih tinggi.
Status Negosiasi: Masih Tahap Awal dan Banyak Peminat Lain
Kendati rumor ini bergulir kencang, Corriere della Sera menegaskan bahwa hubungan antara Al Mirqab dan Oaktree saat ini masih berada pada tahap pembicaraan verbal (contatti a livello verbale) dan belum dipastikan apakah akan berlanjut menjadi negosiasi konkret secara tertulis.
Namun, hal yang paling menarik adalah Al Mirqab bukan satu-satunya pihak yang menghubungi Oaktree.
Daya tarik merek global Inter Milan, kestabilan finansial, serta potensi bisnis dari stadion baru menjadikan I Nerazzurri salah satu aset olahraga paling diminati oleh berbagai kelompok dana investasi dunia saat ini.

Leave a Reply