
Legenda Italia, Fabio Cannavaro memberikan pujian tinggi kepada Inter Milan menjelang laga pekan ke-6 Serie A 2026-27 melawan Parma.
Pelatih tim nasional Uzbekistan tersebut menilai Nerazzurri memiliki skuad yang sangat kuat, bahkan sampai pemain yang masuk dari bangku cadangan dinilainya mampu menjadi starter di klub mana pun.
Menurut Cannavaro, kekuatan Inter bukan hanya terletak pada kualitas pemain inti, tetapi juga kedalaman skuad yang semakin lengkap.
Di bawah arahan Cristian Chivu, Inter dinilai memiliki banyak pilihan berkualitas untuk menjaga konsistensi permainan sepanjang musim.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Cannavaro juga membahas persaingan Serie A, termasuk kekuatan AS Roma asuhan Gian Piero Gasperini dan Como yang ditangani Cesc Fabregas.
Inter Milan Lebih Superior dari Para Pesaing
Cannavaro tidak ragu menempatkan Inter sebagai tim yang berada di depan para pesaingnya dalam persaingan Serie A. Ia menggambarkan Nerazzurri sebagai tim yang sangat tangguh, dengan komposisi pemain yang membuat Chivu memiliki banyak opsi berkualitas.
“Inter unggul dari yang lain. Mereka seperti kapal perang. Ketika Chivu melakukan pergantian pemain, Anda akan berkata, ‘Wow, pemain ini bisa menjadi starter di klub mana pun, tetapi justru memulai pertandingan dari bangku cadangan,'” ujar Cannavaro.
Pernyataan tersebut menyoroti kedalaman skuad yang menjadi salah satu modal penting Inter.
Dalam kompetisi dengan jadwal padat, memiliki pemain pelapis berkualitas dapat membantu tim menjaga intensitas permainan, terutama ketika harus menghadapi pertandingan Serie A dan Liga Champions secara berdekatan.
Pergantian pemain juga tidak sekadar menjadi cara untuk mengistirahatkan pemain inti. Dengan kualitas yang relatif merata, Chivu memiliki kesempatan mengubah pendekatan permainan tanpa harus mengorbankan terlalu banyak kekuatan tim.
Bagi Inter, kondisi ini memberikan keuntungan dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan. Ketika pemain utama mengalami kelelahan atau tidak tersedia, pelatih masih mempunyai sejumlah alternatif yang bisa diandalkan.
Skuad Inter Semakin Lengkap dan Belum Puas dengan Gelar
Cannavaro juga menilai Inter masih memiliki motivasi besar meskipun sudah merasakan kesuksesan. Menurutnya, tim tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda puas dengan pencapaian sebelumnya dan justru terus memperkuat komposisi skuad.
“Inter sudah menang, tetapi mereka belum merasa puas. Mereka juga semakin melengkapi skuadnya. Menurut saya, mereka tetap berada di depan,” lanjut mantan kapten tim nasional Italia tersebut.
Kedalaman skuad menjadi semakin penting ketika sebuah tim ingin mempertahankan konsistensi hingga akhir musim. Persaingan panjang menuntut pemain untuk menjaga kebugaran, sementara rotasi yang tepat dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap sejumlah nama utama.
Di sinilah peran Chivu menjadi krusial. Ia harus mampu mengelola menit bermain, menentukan kombinasi pemain yang sesuai, dan menjaga keseimbangan tim di tengah padatnya jadwal.
Kualitas pemain cadangan yang disoroti Cannavaro memberikan gambaran mengenai banyaknya pilihan yang tersedia bagi pelatih Inter. Namun, keunggulan tersebut tetap harus diikuti pengelolaan tim yang efektif agar potensi setiap pemain bisa memberikan dampak maksimal.
AS Roma dan Como Dinilai Bisa Menjadi Penantang Inter
Meski menempatkan Inter di posisi terdepan, Cannavaro tidak menganggap persaingan Scudetto akan berjalan tanpa hambatan. Ia secara khusus menyebut AS Roma dan Como sebagai dua tim yang patut diperhitungkan.
Menurutnya, kedua klub tersebut mempunyai kualitas teknis sekaligus kekuatan mental yang dapat membuat mereka bersaing di papan atas.
“Siapa yang bisa mengancam Inter? Terutama Roma dan Como, karena kekuatan yang mereka miliki, baik secara teknis maupun mental,” jelas Cannavaro.
Roma menarik perhatian berkat pendekatan agresif yang diterapkan Gian Piero Gasperini. Cannavaro menilai pelatih tersebut memiliki kualitas luar biasa dan mampu membangun tim dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, Como di bawah Cesc Fabregas dinilai sebagai salah satu tim dengan pendekatan permainan paling modern. Investasi yang dilakukan klub tersebut, menurut Cannavaro, juga menunjukkan perencanaan yang matang.
Dengan demikian, persaingan Serie A tidak hanya berkutat pada tim-tim yang sudah lama mendominasi. Kehadiran Roma dan perkembangan Como berpotensi menambah tantangan bagi Inter dalam upaya mempertahankan posisi mereka di papan atas.

Leave a Reply