
Legenda Inter Milan, Marco Materazzi, menyatakan keyakinannya bahwa Nerazzurri mampu kembali menjuarai Serie A pada musim ini (2026-27).
Menurut mantan bek tim nasional Italia tersebut, Inter Milan masih menjadi tim terkuat di Italia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia juga mengingatkan bahwa klub asuhan Cristian Chivu itu seharusnya bisa meraih lebih banyak gelar jika mampu menghindari kesalahan pada pertandingan-pertandingan krusial.
Dalam wawancara dengan Quotidiano Sportivo menjelang laga kontra Parma di pekan ke-6 Serie A, Materazzi membahas peluang Inter mempertahankan dominasi mereka, persaingan dengan AS Roma, hingga pentingnya karakter pemimpin di lapangan untuk membangkitkan semangat tim dan para pendukung.
Materazzi Prediksi Inter Milan Kembali Juara Serie A
Materazzi tidak ragu ketika diminta memberikan prediksi mengenai persaingan Scudetto. Ia meyakini Inter memiliki kualitas yang cukup untuk kembali mengangkat trofi Serie A, meskipun tetap meminta timnya mewaspadai AS Roma.
“Bagi saya, Inter akan kembali memenangkan Scudetto. Saya yakin akan hal itu. Namun, kita juga harus berhati-hati terhadap Giallorossi karena mereka kuat,” ujar Materazzi.
Ia menilai perjalanan Roma perlu diperhatikan, terutama karena klub ibu kota Italia tersebut juga harus membagi konsentrasi dengan kompetisi Liga Champions.
Menurutnya, kemampuan menjaga konsistensi di tengah padatnya jadwal akan menjadi faktor penting dalam menentukan peluang mereka bersaing di papan atas.
Meski demikian, Materazzi tetap menempatkan Inter sebagai tim terbaik di Italia. Ia mengaku sudah menyampaikan pandangan tersebut selama tujuh hingga delapan tahun terakhir.
“Inter adalah yang terbaik. Saya sudah mengatakan selama Tujuh atau Delapan tahun bahwa Inter tidak memiliki rival di Italia,” tegas mantan bek yang menjadi bagian penting dari era kejayaan Nerazzurri tersebut.
Keyakinan Materazzi tidak terlepas dari kualitas skuad Inter, pengalaman para pemain, serta mentalitas kompetitif yang selama ini menjadi salah satu kekuatan klub.
Dengan fondasi tersebut, Inter dinilai memiliki modal besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar domestik.
Inter Seharusnya Bisa Meraih Lebih Banyak Scudetto
Meski memberikan pujian tinggi, Materazzi juga menyampaikan kritik terhadap perjalanan Inter dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, dominasi sebuah tim seharusnya bisa diterjemahkan menjadi lebih banyak gelar, terutama ketika mereka sudah memiliki keunggulan penting dalam perburuan Scudetto.
Ia mencontohkan sejumlah pertandingan yang dianggap merugikan Inter, termasuk kekalahan dari Bologna dan hasil mengecewakan ketika menghadapi Lazio di kandang sendiri.
Materazzi menilai kehilangan poin dalam situasi seperti itu tidak seharusnya terjadi ketika sebuah tim sudah berada dalam posisi yang menguntungkan.
“Inter sebenarnya bisa memenangkan lebih banyak gelar. Saya memikirkan beberapa pertandingan yang sulit dipercaya dan membuat kami kehilangan Scudetto dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari kekalahan di kandang Bologna hingga terpeleset secara mengejutkan di kandang melawan Lazio,” jelasnya.
“Ketika memiliki keunggulan yang besar, Anda tidak boleh kehilangan Scudetto seperti itu. Terlebih jika di lapangan terdapat para pemimpin yang mampu membakar semangat stadion,” lanjut Materazzi.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas individu dan kedalaman skuad saja tidak cukup untuk menjamin kesuksesan.
Konsentrasi sepanjang musim, kemampuan mengelola tekanan, serta ketegasan dalam pertandingan penting juga menentukan hasil akhir kompetisi.
Bagi Inter, menjaga konsistensi akan menjadi tantangan tersendiri. Status sebagai salah satu favorit juara membuat setiap kehilangan poin berpotensi memberikan kesempatan kepada pesaing untuk mendekat.

Leave a Reply