
Inter Milan mulai melirik salah satu kiper muda yang mencuri perhatian pada awal musim Serie A 2026/2027. Namanya adalah Lorenzo Palmisani, penjaga gawang Frosinone yang tampil mengesankan berkat serangkaian penyelamatan penting dan statistik yang menempatkannya di antara kiper terbaik liga.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Palmisani telah masuk radar sejumlah klub besar, termasuk Inter dan Juventus. Ketertarikan juga datang dari Como serta beberapa klub Premier League yang mulai memantau perkembangan pemain kelahiran 2004 tersebut.
Penampilan Palmisani menjadi semakin menarik karena Frosinone mampu mengawali musim dengan hasil positif.
Kemenangan atas Como sebelum jeda internasional membawa mereka mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan. Di balik pencapaian tersebut, kontribusi sang penjaga gawang menjadi salah satu faktor penting.
Statistik Lorenzo Palmisani Mulai Menarik Perhatian Inter
Dengan tinggi badan mencapai 1,96 meter, Palmisani memiliki postur ideal untuk seorang penjaga gawang. Namun, bukan hanya faktor fisik yang membuatnya menarik perhatian klub-klub besar Italia.
Menurut data yang dikutip La Gazzetta dello Sport, Palmisani berada di posisi kedua dalam kategori gol yang berhasil dicegah, di belakang Mandas, dengan rata-rata sekitar tiga gol per pertandingan. Ia juga menempati peringkat ketiga dalam persentase penyelamatan, yakni 84 persen, serta berada di posisi ketiga untuk jumlah penyelamatan per 90 menit.
Angka-angka tersebut menunjukkan kemampuan Palmisani dalam menghadapi tekanan lawan.
Frosinone, meskipun mengawali musim dengan cukup baik, cenderung menghadapi lebih banyak ancaman dibandingkan tim-tim papan atas. Kondisi itu membuat peran penjaga gawang menjadi semakin penting.
Menariknya, persentase penyelamatan Palmisani sedikit lebih tinggi dibandingkan Svilar dan Carnesecchi, dua nama yang juga mendapat perhatian dalam pembahasan mengenai kualitas penjaga gawang di Serie A.
Performa tersebut bukan muncul secara tiba-tiba. Pada musim sebelumnya di Serie B, Palmisani mencatatkan persentase penyelamatan sekitar 80 persen, tertinggi di kompetisi tersebut. Ia juga menjadi penjaga gawang dengan jumlah gol yang berhasil dicegah paling banyak, mencapai 13,2 gol.
Konsistensi dari Serie B hingga awal musim Serie A membuat profil Palmisani semakin menarik bagi klub yang ingin berinvestasi pada pemain muda dengan potensi perkembangan jangka panjang.
Kiper yang Mampu Menjadi Tembok bagi Lawan
Salah satu keunggulan utama Palmisani adalah kemampuannya menjaga gawang dalam situasi sulit. Ia mampu melakukan penyelamatan dari berbagai posisi dan memberikan rasa aman bagi lini pertahanan Frosinone.
Pertandingan melawan Como menjadi salah satu contoh penampilannya yang mengesankan. Como kesulitan menaklukkan penjaga gawang tersebut, yang berkali-kali menggagalkan peluang lawan.
Kemampuan seperti ini tentu menarik bagi Inter. Klub Nerazzurri membutuhkan perencanaan jangka panjang di posisi penjaga gawang, sehingga memantau talenta muda yang sudah menunjukkan kualitas di level senior dapat menjadi langkah strategis.
Meski demikian, Palmisani masih memiliki aspek permainan yang perlu ditingkatkan, terutama dalam distribusi bola menggunakan kaki.
Kelemahan Palmisani yang Masih Perlu Diperbaiki
Di tengah statistik penyelamatan yang mengesankan, kemampuan Palmisani dalam melepaskan umpan panjang masih menjadi pekerjaan rumah.
Menurut laporan tersebut, ia baru mencatatkan akurasi sekitar 50 persen dalam distribusi bola panjang. Dalam pertandingan melawan Venezia, misalnya, hanya empat dari 16 umpan panjangnya yang berhasil mencapai sasaran.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa Palmisani masih perlu meningkatkan akurasi serta pengambilan keputusan ketika membangun serangan dari belakang.
Dalam sepak bola modern, penjaga gawang tidak hanya dituntut menghentikan tembakan. Mereka juga diharapkan mampu menjadi bagian dari proses membangun serangan, memanfaatkan ruang, dan mengirimkan bola secara akurat kepada rekan setim.
Sebagai perbandingan, Butez memiliki karakter permainan yang berbeda, dengan kemampuan teknis yang memungkinkannya bermain lebih jauh dari garis gawang dan membantu menyalurkan bola ke sektor sayap.
Palmisani belum berada pada level tersebut. Namun, kemampuan utamanya dalam melakukan penyelamatan sudah memberikan fondasi yang menjanjikan. Jika aspek distribusi bolanya berkembang, nilai dan daya tariknya di pasar transfer berpotensi meningkat.
Berapa Harga Lorenzo Palmisani? Inter Harus Siapkan €10–12 Juta
Salah satu hal yang membuat Palmisani menarik bagi Inter adalah usianya yang masih muda dan peluang untuk berkembang lebih jauh. Meski demikian, Frosinone tidak berada dalam posisi yang mengharuskan mereka melepas sang pemain dengan harga murah.
Palmisani baru menandatangani kontrak baru hingga Juni 2031 pada September lalu. Durasi kontrak yang panjang memberikan Frosinone posisi tawar kuat dalam negosiasi dengan klub-klub peminat.
Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, nilai Palmisani saat ini diperkirakan berada di kisaran €10 juta hingga €12 juta. Angka tersebut berpotensi meningkat apabila ia mampu mempertahankan performa impresifnya sepanjang musim.
Inter bukan satu-satunya klub yang memantau situasinya. Juventus, Como, dan sejumlah tim Premier League juga disebut tertarik terhadap perkembangan penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut.
Persaingan itu bisa menjadi faktor yang memengaruhi harga transfernya pada masa mendatang. Jika beberapa klub mengajukan tawaran, Frosinone memiliki alasan kuat untuk meminta nilai lebih tinggi daripada perkiraan saat ini.

Leave a Reply