
Borja Valero menilai Inter Milan masih menjadi tim yang harus dikalahkan dalam persaingan Scudetto musim ini (2026-27).
Mantan gelandang Nerazzurri itu juga memilih Lautaro Martinez dibandingkan Donyell Malen serta mendukung Inter Milan untuk memperpanjang kontrak Hakan Calhanoglu.
Persaingan menuju gelar Serie A musim ini diprediksi berlangsung ketat. Sejumlah klub mulai menunjukkan ambisi besar, sementara beberapa tim yang sebelumnya dianggap sebagai kandidat utama justru belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, bagi Borja Valero, satu hal tidak berubah: Inter Milan tetap menjadi tim yang harus dikalahkan.
Mantan gelandang Inter tersebut menyampaikan pandangannya ketika berbicara kepada Sport Mediaset. Ia menilai kualitas skuad Nerazzurri masih berada di atas para pesaingnya.
Borja Valero Tetap Menempatkan Inter di Atas
Beberapa klub datang dengan pelatih baru sehingga menimbulkan tanda tanya mengenai bagaimana mereka akan beradaptasi. Namun, setelah pertandingan-pertandingan awal, Inter justru tetap menunjukkan mengapa mereka layak ditempatkan sebagai salah satu favorit utama.
“Awal musim sangat mengejutkan. Ada keraguan terhadap beberapa tim karena mereka memiliki pelatih baru. Namun, menurut saya Inter berada di atas semuanya dalam hal kualitas skuad,” ujar Borja Valero.
Penilaian tersebut menjadi penting karena Inter saat ini tidak hanya memiliki kualitas di setiap lini, tetapi juga kedalaman skuad yang memungkinkan pelatih melakukan rotasi.
Bagi Borja Valero, faktor tersebut dapat menjadi pembeda dalam perburuan Scudetto yang berlangsung panjang.
Roma Jadi Penantang yang Tidak Mengejutkan
Selain Inter, Borja Valero juga menyoroti AS Roma.
Kehadiran Gian Piero Gasperini membuat Roma menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan. Namun, bagi mantan pemain Fiorentina dan Inter tersebut, performa positif Roma bukanlah sesuatu yang mengejutkan.
“Roma tidak mengejutkan karena Gasperini selalu bekerja dengan baik,” katanya.
Pengalaman Gasperini dalam membangun tim kompetitif membuat Roma dianggap memiliki fondasi kuat untuk bersaing di papan atas.
Meski demikian, Borja Valero tetap menempatkan Inter sebagai favorit utama.
Pesaing Inter untuk Scudetto adalah Inter Sendiri
Pernyataan paling menarik dari Borja Valero datang ketika ia ditanya mengenai siapa rival utama Inter dalam perebutan Scudetto.
Jawabannya cukup tegas.
“Rival Inter untuk Scudetto adalah Inter sendiri,”
Pernyataan tersebut menggambarkan keyakinannya terhadap kualitas Nerazzurri. Menurut Borja Valero, persaingan musim ini memang akan berlangsung ketat, tetapi Inter tetap menjadi tim yang harus dikalahkan.
Artinya, tantangan terbesar bagi Inter bukan hanya datang dari Roma atau klub-klub besar Serie A lainnya. Konsistensi Inter sendiri akan menjadi faktor yang menentukan apakah mereka mampu mempertahankan posisi teratas hingga akhir musim.
Lautaro atau Malen? Borja Valero Pilih Kapten Inter
Borja Valero juga mendapat pertanyaan menarik mengenai pilihan antara Lautaro Martinez dan Donyell Malen.
Jawabannya tidak membutuhkan banyak pertimbangan: Lautaro.
Borja Valero menilai kapten Inter tersebut memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap permainan tim.
“Lautaro adalah pemain yang mampu menyeret tim bersamanya dan setiap kali berada di lapangan, dia membuat tim bermain lebih baik,” ujar Borja Valero.
Penilaian tersebut bukan hanya berkaitan dengan jumlah gol. Lautaro dianggap memiliki kemampuan untuk mengangkat performa rekan-rekannya, membuka ruang, terlibat dalam kombinasi serangan, serta memberikan energi tambahan kepada tim.
Karakter tersebut membuatnya tetap menjadi salah satu pemain paling penting dalam proyek Inter.
Calhanoglu Layak Mendapat Kontrak Baru
Selain Lautaro, Borja Valero juga memberikan pandangan mengenai masa depan Hakan Calhanoglu.
Ketika ditanya apakah Inter seharusnya memperpanjang kontrak gelandang asal Turki tersebut, Borja Valero memberikan jawaban tegas.
“Ya, Dia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di liga di posisi itu.”
Menurutnya, Calhanoglu telah membuktikan bahwa dirinya merupakan salah satu gelandang terbaik di Serie A dalam posisi tersebut.
Calhanoglu memang telah berkembang menjadi pemain penting bagi Inter. Dari seorang gelandang serang, ia mampu bertransformasi menjadi regista yang mengatur tempo permainan dari area tengah.
Kemampuannya dalam mengalirkan bola, membaca permainan, mengambil bola mati, serta menjaga keseimbangan tim membuat perannya sangat sulit digantikan.

Leave a Reply