
Inter Milan bisa mendapatkan “rekrutan baru” tanpa harus mengeluarkan uang lagi di bursa transfer. Sosok tersebut adalah Djed Spence, bek sayap asal Inggris yang belum sekalipun tampil bersama Nerazzurri pada awal musim ini (2026-27) karena harus menjalani proses pemulihan kondisi fisik.
Kini, Spence mulai kembali ke jalur yang tepat.
Setelah menjalani masa pemulihan selama jeda internasional, pemain Inggris itu akhirnya mengikuti latihan bersama skuad utama Inter Milan.
Target berikutnya adalah mendapatkan panggilan untuk pertandingan melawan Parma pada 10 Oktober.
Jika terealisasi, kembalinya Spence bisa memberikan tambahan solusi penting bagi Cristian Chivu.
Spence Seperti Pemain Baru Inter
Pakar transfer Gianluigi Longari menilai istilah “rekrutan baru” sangat tepat untuk menggambarkan situasi Spence saat ini.
Pemain Inggris tersebut praktis belum mendapatkan kesempatan bermain sejak awal musim.
Ia membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisiknya sebelum kembali berlatih penuh bersama tim.
Jeda internasional kemudian memberikan kesempatan bagi Spence untuk melanjutkan proses pemulihan.
Beberapa hari lalu, ia akhirnya kembali mengikuti latihan bersama skuad, dan bahkan telah tampil dalam laga uji coba Inter melawan Lumezzane pada Sabtu kemarin (3/10/26).
Kini targetnya kini jelas: masuk dalam daftar pemain Inter untuk menghadapi Parma.
Kehadirannya akan memberikan Chivu alternatif baru di sektor sayap, terutama karena Spence memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pemain lain yang selama ini mengisi posisi tersebut.
“Jelas bahwa dalam kasus ini, konsep ‘rekrutan baru’ benar-benar sangat tepat. Chivu sudah membangun timnya tanpa Spence, tetapi akhirnya bisa kembali mengandalkan seorang pemain sayap dengan karakteristik berbeda berarti menambah satu opsi tanpa harus kembali bergerak di bursa transfer,” ujar Longari.
Chivu Sudah Membangun Inter Tanpa Spence
Hal menarik dari situasi ini adalah Chivu sebenarnya sudah mulai membangun tim tanpa Spence.
Artinya, kembalinya sang bek tidak akan mengubah fondasi utama yang sudah dibentuk pelatih asal Rumania tersebut.
Sebaliknya, Spence akan menjadi tambahan opsi.
Chivu kini bisa memiliki pemain dengan profil berbeda yang dapat digunakan sesuai kebutuhan pertandingan.
Inilah alasan mengapa Spence bisa disebut sebagai “rekrutan baru” Inter.
Ia bukan pemain baru dalam arti transfer, tetapi efek yang diberikan ketika kembali ke skuad hampir sama seperti mendapatkan pemain baru dari bursa transfer.
Dengan satu tambahan pemain yang memiliki karakteristik berbeda, pilihan taktis Chivu menjadi semakin luas.
Marotta Tak Perlu Kembali ke Bursa Transfer?
Kembalinya Spence juga bisa memberikan keuntungan bagi manajemen Inter Milan.
Jika pemain Inggris tersebut mampu menunjukkan performa sesuai harapan, Nerazzurri tidak perlu terburu-buru mencari tambahan pemain di sektor sayap.
Sebelumnya, absennya Spence membuat Chivu harus bekerja dengan komposisi pemain yang tersedia.
Kini situasinya berubah.
Inter mendapatkan kembali pemain yang sudah menjadi bagian dari skuad dan bisa langsung memberikan solusi baru tanpa harus melakukan investasi tambahan.
Bagi Giuseppe Marotta dan manajemen Inter, ini tentu menjadi skenario ideal.
Klub bisa memperkuat kedalaman skuad tanpa harus kembali mengeluarkan biaya transfer.
“Jelas bahwa dalam kasus ini, konsep ‘rekrutan baru’ benar-benar sangat tepat. Chivu sudah membangun sebagian timnya tanpa Spence, tetapi akhirnya bisa kembali mengandalkan seorang pemain sayap dengan karakteristik berbeda berarti menambah satu opsi tanpa harus kembali bergerak di bursa transfer,” ujar Longari.

Leave a Reply