Thuram Tetap Tak Dipanggil Prancis Meski Mbappé Cedera, Inter Justru Ketiban Untung

Marcus Thuram harus menerima kenyataan tidak masuk dalam daftar terbaru Timnas Prancis di bawah pelatih Zinedine Zidane. Bahkan setelah Kylian Mbappé meninggalkan pemusatan latihan karena cedera, Thuram tetap tidak mendapatkan panggilan.

Situasi tersebut tentu menjadi pukulan tersendiri bagi penyerang Inter Milan. Namun dari sudut pandang Nerazzurri, absennya Thuram dari agenda internasional justru memberikan keuntungan.

Sang pemain bisa memanfaatkan jeda internasional untuk memulihkan kondisi sekaligus menjalani persiapan intensif di Appiano Gentile.

La Gazzetta dello Sport menyoroti bahwa Thuram kini memiliki kesempatan untuk kembali menjadi bagian penting dari rencana Inter Milan dan mengejar Dua misi besar bersama tim asuhan Cristian Chivu.

La Gazzetta menggambarkan tak dipanggilnya Thuram meski Mbappe cedera sebagai sebuah “kemunduran” bagi Thuram. Pasalnya, pemain kelahiran Parma tersebut memiliki pengalaman di level internasional.

Thuram pernah menjadi bagian dari skuad Prancis yang mencapai final Piala Dunia, berada dalam perjalanan menuju semifinal Piala Eropa, dan juga masuk kelompok pemain yang dibawa Didier Deschamps ke Piala Dunia terbaru.

Kini, ia harus memulai kembali perjalanan untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih baru Les Bleus.

Satu-Satunya Penyerang Inter yang Bertahan di Appiano

Berbeda dengan Thuram, sejumlah penyerang Inter harus meninggalkan Appiano Gentile untuk memenuhi panggilan negara masing-masing.

Lautaro Martinez bergabung dengan Argentina, sementara Pio Esposito mendapatkan kesempatan bersama Timnas Italia. Ange-Yoan Bonny juga memperkuat Pantai Gading.

Kondisi ini membuat Thuram menjadi satu-satunya penyerang utama Inter yang tetap berada di klub selama jeda internasional.

Dari sisi pribadi, tentu ada rasa kecewa karena tidak mendapatkan panggilan. Namun bagi Inter, situasi tersebut bisa menjadi keuntungan penting.

Thuram mendapatkan waktu untuk beristirahat sekaligus menjalani program latihan yang lebih terarah.

Jeda Internasional Jadi Kesempatan Pulihkan Kondisi

Musim ini Thuram sempat menghadapi persoalan kondisi fisik setelah menjalani periode panjang pasca-Piala Dunia.

Kondisi tersebut turut memengaruhi persaingan di lini depan Inter pada awal musim. Pio Esposito sempat mendapatkan kesempatan lebih besar, sementara Thuram harus bekerja untuk mengembalikan performanya.

Namun situasinya mulai berubah.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, data dari staf Inter menunjukkan bahwa kondisi Thuram mengalami perkembangan dalam pertandingan-pertandingan terakhir.

Jeda tanpa pertandingan internasional kini memberikan kesempatan baginya untuk meningkatkan kebugaran secara maksimal.

Setelah menikmati waktu libur, Thuram akan menjalani sekitar dua pekan latihan intensif di Pinetina. Targetnya jelas: kembali dalam kondisi terbaik ketika kompetisi klub bergulir lagi.

ThuLa Kembali Menjadi Andalan Chivu

Kembalinya Lautaro Martinez dari Amerika Selatan akan menjadi bagian penting dari rencana tersebut.

Chivu masih melihat Thuram sebagai pasangan ideal bagi Lautaro di lini depan. Kombinasi yang kemudian dikenal sebagai ThuLa kembali diproyeksikan menjadi salah satu senjata utama Inter.

Pada awal musim, Thuram sempat kehilangan tempatnya kepada Pio Esposito karena persoalan kondisi fisik. Namun perlahan ia merebut kembali posisinya.

Perubahan tersebut sudah terlihat ketika Thuram memberikan respons positif setelah masuk dalam pertandingan melawan Napoli.

Kini, dengan kondisi yang semakin membaik, persaingan di lini depan Inter akan semakin menarik. Pio Esposito terus berkembang, Bonny membutuhkan menit bermain, sementara Lautaro tetap menjadi figur utama.

Namun Thuram memiliki keuntungan karena mendapatkan waktu pemulihan dan latihan penuh selama jeda internasional.

Dua Misi Besar Menanti Thuram

Kembalinya Thuram bukan sekadar persoalan mendapatkan tempat di starting XI.

Chivu memiliki dua misi besar yang ingin dikejar Inter musim ini, yakni mempertahankan gelar Serie A dan tampil lebih baik di Liga Champions setelah hasil mengecewakan musim sebelumnya.

Karena itu, Thuram memiliki peran penting dalam rencana tersebut.

Setelah jeda internasional, Inter akan kembali menghadapi pertandingan Serie A melawan Parma. Laga tersebut memiliki makna khusus bagi Thuram karena Parma merupakan kota kelahirannya.

Dengan kondisi yang lebih segar dibandingkan para penyerang Inter yang menjalani tugas internasional, Thuram berpeluang kembali tampil sejak menit pertama.

Setelah itu, Inter akan menghadapi Club Brugge di matchday 2 Liga Champions. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi Nerazzurri untuk mengumpulkan poin setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Real Madrid di Santiago Bernabéu.

Artinya, Thuram akan langsung menghadapi periode yang menuntut konsistensi tinggi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*