Calhanoglu Tertarik Akhiri Karier di Turki, Inter Siap Menahannya

Pergantian direktur olahraga dari Piero Ausilio kepada Dario Baccin tidak hanya membawa perubahan di sektor manajemen olahraga Inter. Salah satu pekerjaan penting yang kini berada di meja direktur olahraga baru tersebut adalah menyelesaikan sejumlah persoalan kontrak pemain.

Menurut Corriere dello Sport, ada beberapa pembaruan kontrak yang perlu segera ditangani Inter. Nama Hakan Calhanoglu menjadi kasus pertama yang harus mendapat perhatian, sebelum klub melanjutkan pembahasan mengenai Federico Dimarco dan Carlos Augusto.

Ketiganya memiliki situasi yang berbeda, tetapi sama-sama masuk dalam agenda penting Nerazzurri.

Calhanoglu Jadi Prioritas Inter

Kontrak Calhanoglu bersama Inter saat ini berlaku hingga Juni 2027. Dengan usia sang gelandang yang terus bertambah, pembicaraan mengenai masa depannya mulai dilakukan lebih awal.

Inter disebut sudah membuka komunikasi dengan agen Calhanoglu, Gordon Stipic.

Pembicaraan tersebut menjadi penting karena posisi Calhanoglu dalam struktur permainan Inter tetap sangat signifikan. Ia merupakan salah satu pemain utama di lini tengah dan memiliki peran sebagai pengatur permainan.

Namun, persoalan kontrak tidak sesederhana sekadar memperpanjang masa kerja.

Inter Siapkan Tawaran dengan Struktur Gaji Berbeda

Menurut laporan Corriere dello Sport, Inter akan menawarkan kontrak baru kepada Calhanoglu dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan kesepakatan saat ini.

Saat ini, gelandang asal Turki tersebut dilaporkan menerima sekitar €6,5 juta bersih per musim.

Proposal baru Inter kemungkinan akan menggunakan struktur yang berbeda, termasuk kemungkinan adanya komponen variabel yang dikaitkan dengan jumlah penampilan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Inter ingin tetap mempertahankan Calhanoglu, tetapi pada saat yang sama harus mempertimbangkan keberlanjutan struktur finansial klub.

Karena itu, negosiasi dengan sang pemain dan agennya diperkirakan tidak akan berjalan secara otomatis.

Calhanoglu Masih Tertarik Pulang ke Turki

Corriere dello Sport menyebut Calhanoglu tertarik dengan kemungkinan mengakhiri karier di Turki. Tawaran finansial besar dari klub Turki juga dapat membuat opsi tersebut semakin menarik bagi pemain yang kini menjadi salah satu figur penting sepak bola Turki.

Dengan demikian, Inter bukan hanya berhadapan dengan persoalan angka dalam negosiasi kontrak. Klub juga harus memahami keinginan pribadi Calhanoglu mengenai fase akhir kariernya.

Di sisi lain, pemain tersebut harus menentukan apakah masih ingin melanjutkan perjalanan bersama Inter atau membuka peluang kembali ke kompetisi Turki dengan kontrak yang berpotensi lebih menguntungkan.

Dimarco Juga Masuk Agenda Baccin

Setelah Calhanoglu, perhatian Inter akan beralih kepada Federico Dimarco.

Baccin bahkan sudah melakukan pertemuan dengan agen Dimarco, Canales, ketika Inter berada di Madrid.

Situasi Dimarco sebenarnya lebih terkendali karena Inter memiliki opsi perpanjangan unilateral dalam kontraknya. Artinya, klub mempunyai kendali untuk memperpanjang masa kerja sang pemain berdasarkan ketentuan yang telah disepakati.

Namun, Inter tampaknya tidak ingin sekadar mengaktifkan opsi tersebut.

Klub justru lebih memilih mencapai kesepakatan baru dengan Dimarco dan memperpanjang kontraknya untuk beberapa tahun tambahan.

Hal tersebut menjadi sinyal bahwa Inter ingin memberikan kepastian jangka panjang kepada salah satu pemain yang memiliki peran penting dalam proyek tim.

Carlos Augusto Tidak Mendesak, tetapi Inter Ingin Memberikan Penghargaan

Situasi Carlos Augusto sedikit berbeda.

Bek sayap asal Brasil tersebut sudah memiliki kesepakatan dengan Inter hingga 2028, sehingga tidak ada tekanan yang sama seperti kasus Calhanoglu.

Meski begitu, Inter tetap ingin membuka pembicaraan mengenai penyesuaian kontraknya.

Klub disebut ingin memberikan penghargaan kepada Carlos Augusto melalui peningkatan nilai kontrak sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya.

Dengan kontrak yang masih cukup panjang, pembahasan Carlos Augusto tidak menjadi prioritas mendesak. Namun, Inter tampaknya ingin menjaga hubungan baik sekaligus memastikan pemain tersebut mendapatkan pengakuan yang sesuai dengan perannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*