
Djed Spence belum akan segera menjalani debut bersama Inter Milan. Bek sayap asal Inggris tersebut masih menjalani program latihan individual di Appiano Gentile untuk mengejar ketertinggalan kondisi fisik setelah bergabung dengan Nerazzurri.
Spence memang sudah mulai berlatih bersama skuad Inter Milan, dan bahkan sempat mengikuti sebagian sesi latihan secara berkelompok. Namun, staf pelatih masih menilai sang pemain membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi fisik yang benar-benar ideal sebelum dipercaya tampil dalam pertandingan kompetitif.
Situasi tersebut membuat debut Spence bersama Inter kemungkinan masih harus ditunda. Bahkan, pertandingan melawan Napoli, Real Madrid, hingga Udinese berpotensi datang terlalu cepat bagi pemain berusia tersebut.
Spence Jalani Program Latihan Individual di Appiano
Menurut laporan Tuttosport, Spence tiba di Inter dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya siap karena memiliki jeda aktivitas setelah Piala Dunia 2026.
Setelah turnamen tersebut, pemain asal Inggris itu mendapatkan waktu libur yang memang menjadi haknya. Setelah tiba di Milano, Spence kemudian menandatangani kontrak bersama Inter, tetapi tidak langsung bisa fokus menjalani persiapan musim.
Ia harus kembali ke Inggris untuk menyelesaikan sejumlah proses administratif terkait izin kerja di Italia. Setelah seluruh urusan tersebut selesai, barulah Spence benar-benar memulai persiapannya di atas lapangan bersama Inter Milan.
Akibatnya, ia memiliki ketertinggalan fisik dibandingkan sebagian besar rekan setimnya.
Menurut laporan Tuttosport, staf Inter kini memberikan program khusus yang dirancang untuk mempercepat proses pemulihan kondisi sekaligus membangun kembali kebugaran Spence secara bertahap.
Target utamanya bukan sekadar membuat sang pemain siap berlatih, tetapi mencapai level kebugaran yang memungkinkan dirinya masuk ke dalam daftar pemain pilihan Cristian Chivu.
Sempat Mengalami Gangguan Otot
Proses mengejar kondisi fisik Spence juga sempat mendapatkan sedikit hambatan.
Pekan lalu, pemain yang sebelumnya memperkuat Tottenham tersebut mengalami kelelahan otot ringan. Namun, masalah tersebut kini sudah teratasi dan tidak menjadi persoalan serius.
Spence bahkan pada Senin lalu sudah mengikuti sebagian sesi latihan bersama tim.
Meski demikian, staf Inter tidak ingin mengambil risiko dengan langsung mendorongnya ke level latihan dan pertandingan berintensitas tinggi.
Pendekatan tersebut cukup masuk akal. Spence membutuhkan menit bermain untuk mendapatkan kembali ritme pertandingan, tetapi memberinya kesempatan bermain dalam pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi ketika kondisi fisiknya belum maksimal juga memiliki risiko tersendiri.
Debut Melawan Napoli Hampir Mustahil
Inter kini mulai mempersiapkan pertandingan penting melawan Napoli di pekan ke-2 Serie A 2026-27. Namun, Spence diperkirakan belum menjadi bagian dari skuad yang disiapkan untuk pertandingan tersebut.
Selain persoalan kondisi fisik, terdapat pertimbangan lain yang membuat debutnya kemungkinan harus ditunda.
Spence secara praktis membutuhkan proses bertahap. Ia harus terlebih dahulu kembali ke kondisi terbaik, berlatih penuh bersama rekan-rekannya, kemudian mendapatkan kepercayaan dari Chivu untuk masuk dalam skuad pertandingan.
Dengan demikian, terlalu dini jika mengharapkan debut Spence dalam waktu dekat.
Real Madrid dan Udinese Juga Bisa Terlalu Cepat
Setelah pertandingan melawan Napoli, jadwal Inter juga tidak menjadi lebih mudah.
Nerazzurri akan menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabéu pada 9 September di laga pembuka Liga Champions musim ini. Setelah itu, Inter dijadwalkan menghadapi Udinese di pekan ke-4 Serie A.
Dua pertandingan tersebut juga berpotensi belum menjadi panggung ideal untuk memberikan debut kepada Spence.
Real Madrid jelas menghadirkan level pertandingan yang sangat tinggi. Sementara itu, Inter juga perlu berhati-hati dalam mengelola kondisi fisik pemain baru yang belum mendapatkan menit bermain kompetitif secara cukup.
Secara paradoks, Spence justru membutuhkan pertandingan untuk membangun kembali kebugarannya. Namun, kesempatan mendapatkan menit bermain dalam pertandingan dengan lawan papan atas bukanlah pilihan yang ideal untuk pemain yang masih dalam proses mengejar kondisi fisik.
Roma Bisa Menjadi Tanggal yang Ditandai Merah
Jika proses pemulihan dan peningkatan kondisi fisik Spence berjalan sesuai rencana, pertandingan melawan Roma di pekan ke-5 Serie A pada 19 September berpotensi menjadi momen yang lebih realistis untuk debutnya bersama Inter.
Tanggal tersebut mulai menjadi salah satu pertandingan yang patut diperhatikan dalam perjalanan Spence di Inter.
Jarak waktu yang lebih panjang memberikan kesempatan bagi staf Chivu untuk mempersiapkan sang pemain secara bertahap. Spence bisa meningkatkan intensitas latihan, beradaptasi dengan sistem permainan Inter, sekaligus mengembalikan ritme kompetitifnya.
Namun, debut melawan Roma tetap bukan sesuatu yang bisa dianggap pasti.
Keputusan akhir akan bergantung pada kondisi fisik Spence, perkembangan latihan dalam beberapa pekan ke depan, serta penilaian Chivu terhadap kesiapan sang pemain.
Kehadiran Spence Jadi Tambahan Penting bagi Inter
Inter mendatangkan Spence bukan tanpa alasan. Kehadirannya memberikan opsi tambahan bagi Chivu di sektor sayap, terutama untuk meningkatkan kedalaman skuad dan menghadirkan variasi dalam permainan dari sisi lapangan.
Karena itu, Inter tentu tidak ingin terburu-buru memainkan pemain barunya hanya demi mengejar debut.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan Spence benar-benar siap secara fisik sebelum mendapatkan menit bermain pertamanya.
Dengan program individual yang terus dijalankan, Spence memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalannya. Setelah kondisinya mencapai level yang diharapkan, barulah persaingan di posisi sayap Inter akan semakin menarik.

Leave a Reply