Performa Akanji Disorot, Terancam Dicadangkan Inter Saat Lawan Napoli

Inter Milan mulai menghadapi pekerjaan rumah di lini pertahanan menjelang pertandingan besar pertama musim 2026/27 melawan Napoli pada giornata ke-2 Serie A.

Manuel Akanji menjadi sorotan setelah tampil kurang meyakinkan dalam dua pertandingan awal kontra Monza dan Cagliari.

Bek asal Swiss tersebut dinilai masih belum mencapai kondisi fisik terbaik. Situasi ini membuat pelatih Cristian Chivu memiliki waktu sekitar lima hari untuk mengevaluasi sekaligus menentukan komposisi pertahanan yang akan diturunkan saat Inter menghadapi Napoli di San Siro pada Sabtu (5/9/26) pukul 23.00 WIB.

Pertanyaan utama pun mulai muncul: apakah Akanji masih akan dipercaya sebagai starter, atau Chivu akan melakukan perubahan?

Dua Laga Awal Belum Meyakinkan

Akanji tampil dalam dua pertandingan pertama Inter musim ini, tetapi performanya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi.

Saat menghadapi Monza, kontribusinya mendapat sorotan setelah ia dianggap terlibat dalam proses terjadinya gol Varela. Ketika menghadapi Cagliari, sejumlah kesalahan kembali terlihat.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Akanji melakukan beberapa ketidaksempurnaan sepanjang pertandingan. Ia menerima kartu kuning pada awal laga dan kemudian melakukan sejumlah kesalahan serta kehilangan konsentrasi di beberapa momen.

Situasi tersebut akhirnya membuat Chivu mengambil keputusan dengan memasukkan John Stones sekitar 20 menit sebelum pertandingan berakhir.

Pergantian itu semakin memperlihatkan bahwa kondisi Akanji masih belum berada di level terbaik.

Akanji Lebih Nyaman sebagai Bek Kanan

Menariknya, persoalan Akanji tidak semata-mata berkaitan dengan kondisi fisik.

Pada musim sebelumnya, pemain asal Swiss tersebut juga beberapa kali menunjukkan kesulitan ketika ditempatkan sebagai bek tengah utama dalam skema tiga bek.

Sebaliknya, performa Akanji justru terlihat lebih baik ketika Chivu memainkannya sebagai braccetto kanan, atau bek yang beroperasi di sisi kanan dalam formasi tiga bek.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu aspek yang harus dipertimbangkan Chivu ketika menyusun strategi menghadapi Napoli.

Jika Akanji tetap dimainkan sebagai bek tengah, pelatih Inter harus memastikan struktur pertahanan dapat menutupi kekurangannya. Namun, jika dimainkan sebagai braccetto kanan, performanya berpotensi kembali lebih optimal.

Bisseck dan Pavard Bisa Jadi Solusi

Situasi Akanji membuka peluang bagi Yann Bisseck untuk mendapatkan tempat di starting XI saat menghadapi Napoli.

Bisseck tampil cukup penting ketika Inter menghadapi Cagliari. Bek asal Jerman tersebut bahkan disebut memberikan kontribusi krusial dalam pertandingan tersebut.

Skenario yang mulai dipertimbangkan adalah menempatkan Bisseck sebagai bek tengah, sementara Benjamin Pavard mengisi posisi braccetto kanan.

Komposisi tersebut akan memberikan karakter berbeda di lini belakang Inter.

Bisseck memiliki keunggulan dalam duel fisik dan kemampuan bertahan di area tengah, sementara Pavard memiliki pengalaman serta kemampuan distribusi bola yang dapat membantu Inter membangun serangan dari belakang.

Bisseck Selalu Siap Menghadapi Persaingan

Bisseck sendiri bukan pemain yang asing dengan persaingan ketat untuk mendapatkan tempat utama.

Setelah mencetak gol pada pertandingan melawan Monza di giornata pertama, sang pemain sempat berbicara mengenai persaingan di dalam skuad.

“Persaingan itu bagus, saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini.”

Pernyataan tersebut menggambarkan mentalitas Bisseck dalam menghadapi kompetisi internal.

Ia tidak melihat banyaknya pemain berkualitas sebagai masalah. Sebaliknya, persaingan justru dapat membantu seluruh anggota skuad meningkatkan level permainan.

Kondisi tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Chivu ketika harus menentukan pilihan di lini belakang.

Akanji atau Bisseck-Pavard?

Situasi lini belakang Inter menjelang pertandingan kontra Napoli kini menjadi salah satu teka-teki utama.

Akanji belum berada dalam kondisi terbaik dan dua penampilan awalnya belum meyakinkan. Di sisi lain, Bisseck menunjukkan perkembangan positif dan Pavard dapat menjadi opsi untuk mengisi posisi braccetto kanan.

Chivu masih memiliki waktu untuk mengambil keputusan.

Yang jelas, pertandingan Inter vs Napoli akan menjadi kesempatan penting bagi Chivu untuk menemukan formula pertahanan terbaiknya. Apakah Akanji akan kembali dipercaya, atau Bisseck dan Pavard mendapatkan kesempatan sejak awal?

Jawaban akhirnya akan terlihat di San Siro. Untuk saat ini, persaingan di lini belakang Inter masih terbuka lebar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*