
Inter Milan mengawali musim Serie A 2026-27 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Monza.
Namun, di balik pesta gol tersebut, masih ada sejumlah pertanyaan mengenai komposisi terbaik yang akan digunakan Cristian Chivu sepanjang musim.
Salah satu persaingan yang paling menarik berada di sektor kanan, tempat Andy Diouf tampil luar biasa pada laga pembuka dengan mencatatkan dua assist, tetapi Djed Spence juga datang dengan ekspektasi besar.
Menurut legenda Inter, Beppe Bergomi, Spence pada akhirnya lebih berpeluang menjadi pilihan utama Chivu.
Bergomi Pilih Spence Dibanding Diouf
Dalam analisisnya bersama Sky Sport, Bergomi mengaku memasukkan satu perubahan dalam prediksi susunan pemain terbaik Inter.
Nama tersebut adalah Djed Spence.
“Dalam susunan pemain utama Inter, saya memasukkan satu perubahan. Dalam pikiran saya, ada satu nama: Spence, meskipun Diouf bermain bagus kemarin, dengan Dua assist dan performa hebat di enam belas meter terakhir,” ujar Bergomi.
Penilaian tersebut bukan berarti Bergomi mengabaikan performa Diouf.
Sebaliknya, ia memberikan pujian tinggi kepada pemain Prancis tersebut setelah kemenangan atas Monza.
Diouf memberikan kontribusi langsung berupa dua assist dan tampil sangat agresif di sisi kanan.
Spence Bisa Jadi Pemain Penting Inter
Bergomi memperkirakan Spence akan memainkan banyak pertandingan untuk Inter musim ini.
“Menurut saya Spence akan bermain dalam banyak pertandingan,”
Kehadiran pemain Inggris tersebut menjadi semakin penting setelah kepergian Denzel Dumfries.
Inter membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan antara kontribusi menyerang dan bertahan di sisi kanan.
Diouf telah menunjukkan bahwa ia bisa menjadi solusi menarik.
Namun, Spence memiliki profil yang secara karakteristik lebih sesuai dengan kebutuhan tertentu dalam permainan Chivu.
Persaingan Spence vs Diouf Bakal Menarik
Situasi ini justru menjadi kabar baik bagi Inter.
Chivu kini memiliki dua opsi dengan karakter berbeda.
Diouf menawarkan energi, kecepatan, kemampuan membawa bola, dan kreativitas di sepertiga akhir.
Sementara Spence memiliki fisik kuat, kecepatan, lebih unggul dalam bertahan, serta pengalaman bermain di level tinggi.
Bergomi melihat Chivu akan menghadapi dilema menarik ketika harus menentukan siapa yang dimainkan.
“Namun, gagasan taktik Chivu untuk membuat sisi kanan lebih ofensif setelah tidak ada lagi Dumfries membuatnya akan berada dalam dilema untuk mencadangkan pemain seperti Diouf,”
Dengan kata lain, Diouf sudah memberikan alasan kuat untuk mendapatkan menit bermain.
Namun, Spence juga datang dengan kualitas yang membuatnya sulit diabaikan.
Diouf Tampil Hebat, tetapi Masih Punya Kekurangan
Bergomi menilai Diouf menunjukkan kualitas yang sangat menjanjikan, terutama ketika memasuki area sepertiga akhir lapangan.
Namun, ada satu aspek yang menurutnya masih harus diperbaiki.
Pertahanan.
“Dia harus meningkatkan fase defensif,” lanjutnya.
Bergomi: Inter Cepat atau Lambat Harus Meninggalkan 3-5-2
Pernyataan paling menarik dari Bergomi berkaitan dengan sistem permainan.
Legenda Inter tersebut percaya bahwa cepat atau lambat Nerazzurri harus mulai meninggalkan sistem 3-5-2.
“Cepat atau lambat tim ini harus keluar dari 3-5-2, tetapi hari ini mereka belum bisa melakukannya,”
Alasannya berkaitan dengan sepak bola Eropa.
Bergomi menilai bahwa sistem tersebut semakin jarang digunakan oleh klub-klub top di kompetisi Eropa.
“Di Eropa tidak ada yang bermain dengan sistem ini.”
Ini menjadi salah satu tantangan terbesar Chivu dalam jangka panjang.

Leave a Reply