Kisah di Balik Debut John Stones di Laga Inter-Monza: Sempat Tanya Thuram Soal Tempat Duduk

John Stones akhirnya menjalani debut bersama Inter Milan di Serie A. Bek asal Inggris tersebut masuk pada babak kedua saat Nerazzurri menghadapi Monza dalam laga pembuka Serie A musim 2026-27.

Stones menggantikan Manuel Akanji di jantung pertahanan dan mendapatkan kesempatan pertamanya merasakan atmosfer pertandingan kompetitif bersama klub barunya.

Namun, ada sebuah kisah kecil sebelum Stones masuk ke lapangan yang menunjukkan sisi lain dari karakter sang pemain.

Stones Tiba Lebih Awal di Bangku Cadangan

Kisah tersebut diungkapkan oleh Davide Bernardi, reporter pinggir lapangan DAZN, setelah pertandingan.

Menurut Bernardi, Stones termasuk salah satu pemain yang datang paling awal ke bangku cadangan Inter Milan.

Namun, ketika tiba, hanya ada satu pemain yang sudah berada di sana, yaitu Marcus Thuram.

Bernardi menceritakan:

“Ada sebuah detail kecil. Dia [Stones] datang di antara pemain pertama ke bangku cadangan dan saat itu hanya ada Thuram,”

Situasi tersebut kemudian menghasilkan percakapan sederhana antara kedua pemain.

Stones Tidak Ingin Merebut Tempat Pemain Lain

Sebagai pemain baru, Stones tampaknya sangat berhati-hati dalam menghormati hierarki di ruang ganti Inter Milan.

Ia kemudian bertanya kepada Thuram di mana dirinya bisa duduk.

Bukan karena tidak ada tempat, tetapi karena Stones tidak ingin mengambil posisi yang mungkin sudah menjadi tempat pemain lain.

Bernardi melanjutkan:

“Karena menghormati hierarki, dia bertanya kepada Thuram di mana dia bisa duduk agar tidak mengambil tempat seseorang,”

Respons Thuram ternyata sangat santai,

“Di mana pun kamu mau,”

Stones kemudian memilih duduk di sebelah Thuram.

Sebuah momen sederhana, tetapi cukup menggambarkan bagaimana Stones mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Sikap Stones Mendapat Sorotan

Bagi seorang pemain dengan pengalaman panjang di level tertinggi, sikap tersebut cukup menarik.

Stones datang ke Inter dengan reputasi besar setelah bertahun-tahun bermain di Premier League.

Namun, ia tidak menunjukkan sikap sebagai pemain yang merasa memiliki status khusus.

Sebaliknya, ia justru berusaha memahami situasi dan menghormati pemain yang sudah lebih dahulu berada di dalam skuad.

Hal seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi bisa menjadi bagian penting dalam proses adaptasi seorang pemain baru.

Terlebih, Inter memiliki kelompok pemain yang sudah lama bermain bersama dan memiliki ikatan kuat di dalam ruang ganti.

Debut Stones Akhirnya Terjadi

Setelah menunggu di bangku cadangan, Stones akhirnya mendapatkan kesempatan bermain.

Ia masuk pada babak kedua untuk menggantikan Akanji di lini belakang.

Momen tersebut menjadi awal perjalanan Stones bersama Nerazzurri dalam pertandingan resmi.

Inter sendiri berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-1 atas Monza.

Hasil tersebut membuat debut Stones semakin istimewa karena ia langsung merasakan kemenangan bersama klub barunya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*