
Inter Milan tampaknya tidak akan menjadikan Malick Fofana sebagai bagian dari rencana transfer mereka dalam waktu dekat.
Winger kiri asal Belgia yang bermain untuk Lyon tersebut memang memiliki reputasi sebagai salah satu talenta muda menarik di Eropa. Namun, harga yang dipasang klub Prancis itu membuat Inter memilih untuk tidak membuka negosiasi.
Menurut laporan terbaru dari L’interista, Lyon menilai Fofana dengan harga lebih dari €30 juta. Angka tersebut dianggap terlalu tinggi bagi Inter, terutama karena Nerazzurri memiliki prioritas transfer lain yang lebih mendesak.
Setelah kedatangan Djed Spence resmi diumumkan, fokus Inter kini beralih kepada target berikutnya, yakni Curtis Jones.
Selain itu, manajemen juga harus menyelesaikan sejumlah pemain yang berpotensi meninggalkan klub, baik secara permanen maupun melalui peminjaman.
Harga Lyon Jadi Penghalang Utama
Ketertarikan terhadap Fofana sebenarnya dapat dipahami.
Pemain kelahiran 2005 tersebut memiliki kemampuan bermain di sektor sayap kiri, kecepatan, teknik, dan potensi perkembangan yang besar.
Namun, Inter saat ini tidak berada dalam posisi untuk mengeluarkan lebih dari €30 juta hanya untuk mengejar satu target tambahan.
Lyon memiliki posisi tawar yang kuat karena Fofana masih muda dan kontraknya memberikan ruang bagi klub untuk mempertahankan pemain tersebut jika tidak ada tawaran sesuai valuasi mereka.
Bagi Inter, situasi tersebut membuat transfer menjadi kurang menarik secara finansial.
Nerazzurri lebih memilih mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan yang dianggap lebih penting.
Prioritas Inter: Curtis Jones
Setelah menyelesaikan transfer Spence, perhatian Inter kini tertuju kepada Curtis Jones.
Gelandang Liverpool tersebut merupakan salah satu pemain yang diinginkan Cristian Chivu untuk memperkuat lini tengah.
Inter disebut masih berusaha menemukan formula yang tepat dengan Liverpool. Karena itu, sebagian besar energi dan sumber daya transfer Nerazzurri saat ini diarahkan kepada negosiasi tersebut.
Jika Inter berhasil mendapatkan Jones, ruang finansial untuk melakukan investasi besar lainnya tentu akan semakin terbatas.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa nama Fofana tidak menjadi prioritas.

Leave a Reply