
Kabar kurang menyenangkan datang dari Monza menjelang dimulainya Serie A 2026/2027.
Salah satu pemain penting mereka, Matteo Pessina, dipastikan tidak akan tersedia ketika Monza menghadapi Inter Milan pada laga pembuka kompetisi.
Pessina mengalami masalah pada lutut yang membuatnya harus menepi untuk sementara waktu.
Kehilangan tersebut menjadi pukulan besar bagi Monza, terlebih mereka baru saja memulai proyek baru bersama pelatih Ivan Juric.
Juric sendiri tidak menyembunyikan kekecewaannya. Dalam wawancara dengan Sport Mediaset, pelatih asal Kroasia itu menyebut absennya Pessina sebagai kehilangan yang sangat besar, bukan hanya dari sisi sepak bola tetapi juga kepemimpinan di dalam ruang ganti.
Juric: Pessina Adalah Kehilangan Besar
“Pessina? Dia memiliki masalah pada lutut dan akan absen untuk sementara waktu. Ini merupakan kehilangan yang sangat besar,” ujar Juric.
Menurut sang pelatih, Pessina memiliki peran lebih dari sekadar pemain di atas lapangan.
“Dia adalah seorang pemimpin. Dia akan tetap berada di dekat tim dari luar lapangan. Kami berharap dia bisa segera pulih,”
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa pentingnya posisi Pessina dalam proyek Monza.
Sebagai pemain yang memiliki pengalaman panjang di level tertinggi sepak bola Italia, Pessina seharusnya menjadi salah satu figur utama untuk membantu tim menghadapi tantangan Serie A.
Kini, Juric harus mencari solusi tanpa kehadiran sang gelandang.
Pessina Absen Saat Monza Menghadapi Inter
Absennya Pessina menjadi semakin berat karena pertandingan pertama Monza di Serie A adalah menghadapi Inter Milan pada 22 Agustus mendatang.
Laga tersebut akan menjadi ujian langsung bagi skuad baru Juric.
Monza sendiri baru kembali menghadapi kompetisi Serie A dan harus mempersiapkan diri menghadapi salah satu klub terbesar Italia.
Tanpa Pessina, pengalaman dan kepemimpinan di lini tengah tentu berkurang.
Juric harus mengandalkan pemain-pemain muda yang menjadi bagian utama dari proyek baru klub.
Juric Punya Misi Besar di Monza
Juric menjelaskan bahwa dirinya tertarik menerima proyek Monza karena klub memiliki rencana yang sangat berfokus pada pemain muda.
“Saya diyakinkan dengan sebuah proyek yang sangat berbasiskan pemain muda. Ada semacam revolusi kecil, dalam arti membawa banyak pemain muda yang memiliki prospek,” kata Juric.
Ia mengaku menyukai konsep tersebut.
“Pekerjaan ini sangat saya sukai. Tujuan kami adalah bertahan dan membuat para pemain muda berkembang. Jika mereka berkembang, tim juga akan berkembang.”
Dengan demikian, target utama Monza musim ini sangat jelas: bertahan di Serie A.

Leave a Reply