
Mantan penyerang Italia, Aldo Serena mendukung gagasan pelatih Inter Milan, Cristian Chivu untuk merekrut Curtis Jones pada musim panas ini.
Dalam wawancara panjang bersama Tuttosport, Serena juga membahas sejumlah aspek penting terkait skuad Nerazzurri, termasuk kebutuhan pemain baru, Andy Diouf, dan Benjamin Pavard.
Menurut Serena, Inter secara jumlah masih membutuhkan tambahan pemain di sektor sayap.
Inter Masih Butuh Tambahan di Sisi Kanan
Serena melihat ada perubahan penting dalam struktur skuad Inter.
Kepergian Denzel Dumfries membuat kedalaman di posisi wing-back kanan berkurang. Di sisi lain, Carlos Augusto diproyeksikan lebih sering menjadi alternatif Alessandro Bastoni di posisi bek tengah kiri.
Situasi tersebut membuat Inter membutuhkan pemain baru untuk menjaga keseimbangan skuad.
Serena menjelaskan bahwa secara jumlah, Inter masih kekurangan satu pemain di sektor sayap.
“Secara jumlah, Inter kekurangan seorang pemain bek sayap, baik karena Dumfries telah pergi maupun karena Carlos Augusto akan lebih sering digunakan sebagai pelapis Bastoni,” ujar Serena.
Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan yang selama ini terlihat dalam aktivitas transfer Inter Milan.
Serena Dukung Chivu soal Curtis Jones
Menariknya, Serena juga memberikan dukungan terhadap gagasan Cristian Chivu untuk mendatangkan Curtis Jones.
Namun, dukungan tersebut memiliki syarat tertentu.
Jika Aleksandar Stankovic mendapatkan kepercayaan sebagai alternatif untuk Hakan Calhanoglu, maka Inter memang membutuhkan tambahan pemain dengan karakteristik dinamis di lini tengah.
Serena bahkan mengaku sependapat dengan Chivu.
“Jika Stankovic diberi kepercayaan sebagai alternatif Calhanoglu, maka saya setuju dengan Chivu ketika dia memikirkan gelandang seperti Curtis Jones,”
“Pemain Inggris itu bisa menjadi pelengkap skuad yang sangat berharga untuk menutupi beberapa kekurangan, terutama dari sisi dinamika permainan,”
Karakter seperti ini memang dapat menjadi nilai tambah.
Inter memiliki beberapa gelandang dengan kualitas teknis dan kemampuan mengontrol permainan, tetapi tambahan pemain yang mampu bergerak agresif, membawa bola, serta melakukan transisi dengan cepat bisa memberikan variasi berbeda.
Andy Diouf Disebut Bisa “Meledak-ledak”
Serena kemudian memberikan penilaian menarik terhadap Andy Diouf.
Ia mengakui bahwa pemain asal Prancis tersebut masih belum menjadi pemain yang sepenuhnya matang.
Ada beberapa aspek yang harus diperbaiki, terutama dalam hal koordinasi dengan rekan-rekannya ketika Inter berada dalam fase bertahan.
Namun, Serena melihat satu kualitas yang sangat menonjol dari Diouf, yakni ledakan akselerasi.
“Dia belum lengkap, masih harus matang dan meningkatkan koneksinya dengan rekan-rekan setim dalam fase bertahan. Tetapi sejak musim lalu dia sudah menunjukkan kualitas yang tidak dimiliki banyak pemain lain, yaitu perubahan kecepatan di atas rata-rata. Dia bisa meledak-ledak,”
Pavard Masih Dipandang sebagai Pemain Penting
Serena juga memberikan perhatian khusus kepada Benjamin Pavard.
Bek Prancis tersebut kembali ke Inter setelah periode yang kurang berhasil selama masa peminjamannya.
Meski sempat muncul berbagai spekulasi mengenai masa depannya, Serena masih melihat Pavard sebagai pemain dengan kualitas tinggi.
“Pemain Prancis itu tetap merupakan pemain berkelas,”
Menurut Serena, jika persoalan masa lalu benar-benar telah diselesaikan, Pavard masih bisa menjadi bagian penting dari skuad.
Pavard Bisa Menjadi Aset Berharga Inter
Serena bahkan menilai Pavard sebagai pemain yang sangat dapat diandalkan.
Pengalaman, kemampuan membaca permainan, serta kualitas teknisnya membuat Pavard memiliki modal besar untuk kembali mendapatkan kepercayaan.
“Jika kesalahpahaman di masa lalu benar-benar sudah selesai, saya pikir Pavard tetap menjadi elemen yang sangat dapat diandalkan,”
Pernyataan tersebut memberikan gambaran bahwa masa depan Pavard masih sangat terbuka.
Jika sang pemain berhasil kembali menemukan konsistensi dan hubungan dengan klub berjalan baik, ia bisa kembali menjadi salah satu fondasi pertahanan Inter.
John Stones Harus Beradaptasi
Kedatangan John Stones juga tidak luput dari perhatian Serena.
Bek Inggris tersebut datang dengan pengalaman besar dari Premier League.
Namun, Serena mengingatkan bahwa Stones harus beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Stones datang dari sepak bola yang berbeda dan harus pandai beradaptasi dalam konteks yang sudah berjalan dengan baik,”
Perbedaan karakteristik sepak bola Inggris dan Italia bisa menjadi tantangan.
Stones juga harus memahami pola permainan Inter serta membangun koneksi dengan pemain bertahan lainnya.
Stones Perlu Mendapat Perlindungan dari Rekan Setim
Serena memberikan satu catatan menarik mengenai proses adaptasi Stones.
Menurutnya, rekan-rekan setim harus membantu pemain Inggris tersebut.
“Dia harus dilindungi oleh rekan-rekannya, tanpa membiarkannya memiliki ruang besar yang harus ditutup sendirian.”
Ini merupakan aspek penting dalam sistem pertahanan.
Seorang pemain baru membutuhkan waktu untuk memahami jarak antarpemain, kapan harus maju, kapan bertahan, dan bagaimana membaca pergerakan lawan.
Karena itu, kerja sama dengan pemain seperti Bastoni, Pavard, Bisseck, dan pemain belakang lainnya akan menjadi faktor penting bagi Stones.

Leave a Reply