
Inter Milan meraih kemenangan penting dalam laga uji coba pramusim melawan Manchester City, Sabtu (01/08/26) malam WIB.
Bertanding di Hong Kong, skuad asuhan Cristian Chivu berhasil mengalahkan raksasa Inggris tersebut melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 90 menit.
Manchester City sempat unggul lebih dulu melalui gol Divin Mubama, sebelum Benjamin Pavard mencetak gol penyama kedudukan untuk Inter. Dalam babak tos-tosan, Nerazzurri tampil lebih tenang dan mengamankan kemenangan.
Laga ini menjadi ujian berharga bagi Inter dalam persiapan menuju musim baru (2026-27), terutama untuk melihat perkembangan pemain baru, adaptasi taktik Chivu, serta kesiapan para pemain muda.
Inter dan Manchester City Sajikan Duel Intens di Hong Kong
Pertemuan Inter kontra Manchester City memiliki daya tarik tersendiri karena mempertemukan dua klub besar Eropa yang pernah berhadapan di final Liga Champions 2023.
Manchester City tampil dengan wajah baru setelah pergantian pelatih dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca, sementara Inter datang bersama Cristian Chivu.
Sejak awal pertandingan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi meski masih berada dalam fase persiapan. Inter mencoba bermain agresif melalui serangan balik cepat, sedangkan City lebih banyak mengandalkan penguasaan bola.
Peluang pertama hadir untuk Inter ketika Francesco Pio Esposito hampir membuka keunggulan pada menit ketiga. Penyerang muda Nerazzurri itu gagal memanfaatkan umpan silang rendah setelah tembakan akhirnya melebar tipis dari gawang Gianluigi Donnarumma.
Manchester City Unggul Lewat Mubama
Manchester City akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-14.
Berawal dari pergerakan Antoine Semenyo di sisi kiri, bola dikirim ke area berbahaya dan Divin Mubama berada di posisi tepat untuk menyelesaikan peluang menjadi gol.
Gol tersebut membuat City semakin percaya diri. Semenyo bahkan beberapa kali merepotkan pertahanan Inter dan hampir menggandakan keunggulan melalui aksinya yang memaksa Josep Martinez melakukan penyelamatan penting.
Namun, Inter tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons.
Pavard Jadi Penyelamat Inter
Pada menit ke-20, Inter Milan berhasil menyamakan skor.
Federico Dimarco mendapatkan peluang yang berhasil ditepis Donnarumma, tetapi bola muntah jatuh ke arah Benjamin Pavard. Bek asal Prancis itu tidak membuang kesempatan dan langsung menyambar bola untuk membuat skor menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi momen positif bagi Pavard yang tampil sebagai salah satu pemimpin lini belakang Inter.
Chivu Beri Kesempatan untuk Pemain Muda
Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi sejumlah pemain muda Inter Milan, termasuk Mosconi yang memiliki peluang melalui tendangan voli setelah menerima umpan dari Davide Frattesi, tetapi bola masih melambung di atas mistar.
Bagi Chivu, laga seperti ini menjadi kesempatan penting untuk melihat kesiapan pemain muda sekaligus menentukan siapa yang bisa menjadi bagian dari rencana tim utama musim depan.
Inter Bertahan dari Tekanan City
Pada babak kedua, Manchester City mulai meningkatkan tekanan.
Inter beberapa kali harus bertahan lebih dalam, tetapi tetap berbahaya melalui serangan balik.
City bahkan hampir mencetak gol kemenangan ketika bola mengenai mistar gawang Inter setelah tembakan Ryan McAidoo.
Meski mendapat tekanan besar, pertahanan Nerazzurri mampu bertahan hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Inter Menang Adu Penalti
Pertandingan akhirnya ditentukan melalui babak adu penalti.
Manchester City langsung berada dalam tekanan setelah Rayan Ait-Nouri gagal mengeksekusi penalti dengan bola melambung jauh di atas gawang. Situasi semakin sulit bagi City ketika Abdukodir Khusanov juga gagal setelah tendangannya membentur tiang.
Donnarumma sempat menggagalkan penalti Davide Frattesi, sementara Ivan Provedel melakukan penyelamatan penting untuk Inter.
Namun, hanya Claudio Echeverri yang sukses mencetak gol bagi City. Sementara Inter memastikan kemenangan melalui eksekusi Piotr Zielinski, Mattia Mosconi, dan Lavelli.
Hasil akhir adu penalti membuat Inter menang dan membawa pulang kemenangan prestisius dari Hong Kong.
Susunan Pemain
MANCHESTER CITY ( 4-2-3-1): 25 Donnarumma; 82 Lewis, 45 Khusanov, 24 Gvardiol (22 Reis 46′), 91 Mfuni (56 McAidoo 46′); 8 Kovacic (14 Nico Gonzalez 46′), 4 Reijnders (21 Ait-Nouri 46′); 42 Semenyo (71 Sangare 69′), 47 Foden (30 Echeverri 69′), 26 Savinho (61 Braithwaite 78′), 67 Mubama (89 Alleyne 46)’.
Pelatih: Enzo Maresca
INTER MILAN (3-5-2): 1 Martinez (49 Provedel 60′); 28 Pavard (46 Bovio 69′), 31 Bisseck (56 Maye 78′), 30 Carlos Augusto (54 Marello 68′); 17 Diouf (11 Luis Henrique 46′), 23 Barella (16 Frattesi 46′), 5 Stankovic (58 Topalovic 60′), 22 Mkhitaryan (7 Zielinski 46′), 32 Dimarco (95 Bastoni 46′); 94 Esposito (53 Lavelli 67′), 52 Iddrissou (48 Mosconi 46′).
Pelatih: Cristian Chivu

Leave a Reply