
Masa depan Davide Frattesi di Inter Milan terus menjadi salah satu topik menarik dalam bursa transfer.
Gelandang tim nasional Italia tersebut disebut berpotensi meninggalkan Nerazzurri karena persaingan ketat di lini tengah, dan Juventus menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan namanya.
Komentar terbaru datang dari mantan pemain dan analis sepak bola Italia, Massimo Mauro, yang menilai Frattesi akan menjadi sosok yang sangat cocok untuk proyek Juventus bersama pelatih Luciano Spalletti.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Mauro mengungkapkan bahwa karakter permainan Frattesi sesuai dengan tipe gelandang yang sering digunakan Spalletti dalam tim-tim sebelumnya.
“Saya tertarik dengan kemungkinan itu, meskipun saya tidak tahu bagaimana kondisinya setelah cedera yang dialaminya musim lalu. Dia akan menjadi gelandang serang yang sempurna seperti yang selalu digunakan Spalletti dalam timnya,” ujar Mauro.
Frattesi, Profil Mezzala yang Dicari Spalletti
Salah satu ciri khas permainan Spalletti adalah keberadaan gelandang yang aktif masuk ke kotak penalti lawan.
Dalam sistemnya, pelatih asal Italia tersebut sering mengandalkan sosok mezzala yang tidak hanya bertugas membangun permainan, tetapi juga mampu melakukan pergerakan tanpa bola dan mencetak gol.
Karakter tersebut sangat melekat pada Frattesi.
Mantan pemain Sassuolo itu dikenal sebagai gelandang dengan energi tinggi, kemampuan membaca ruang, serta insting menyerang yang kuat.
Meski tidak selalu menjadi starter utama di Inter, Frattesi tetap mampu memberikan kontribusi penting ketika mendapat kesempatan bermain.
Kemampuannya melakukan late run ke area penalti dianggap menjadi salah satu kelebihan yang membuatnya berbeda dibanding gelandang lainnya.
Ketertarikan Juventus kepada Frattesi bukanlah hal baru. Klub asal Turin tersebut sebelumnya juga pernah memantau sang pemain sebelum akhirnya Inter memenangkan persaingan mendapatkan tanda tangannya dari Sassuolo.
Kini situasinya berubah.
Frattesi dikabarkan ingin mendapatkan peran yang lebih besar setelah musim lalu harus bersaing dengan gelandang-gelandang utama Inter seperti Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, dan Henrikh Mkhitaryan.
Kehadiran Spalletti di Juventus bisa menjadi faktor menarik bagi Frattesi. Sang pelatih dikenal mampu memaksimalkan pemain dengan karakter pekerja keras dan memiliki kemampuan menyerang dari lini kedua.
Inter Masih Menunggu Tawaran Konkret
Meski rumor kepindahan terus berkembang, hingga saat ini Inter belum menerima tawaran resmi yang sesuai dengan valuasi mereka untuk Frattesi.
Nerazzurri tidak ingin melepas pemain berusia 26 tahun itu dengan harga murah karena masih melihatnya sebagai bagian penting dari proyek tim.
Namun, jika ada tawaran besar yang datang, terutama dari klub Serie A seperti Juventus, situasi bisa berubah.
Bagi Juventus, mendapatkan Frattesi berarti memperoleh gelandang Italia dengan pengalaman internasional dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan Spalletti.

Leave a Reply