
Nama Curtis Jones masih terus dikaitkan dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini.
Meski negosiasi belum memasuki tahap krusial, gelandang milik Liverpool itu tetap dianggap sebagai salah satu target yang paling sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih Cristian Chivu.
Inter Milan memang belum mengambil langkah konkret dalam beberapa hari terakhir.
Namun, peluang transfer disebut belum sepenuhnya tertutup. Jika situasi berkembang sesuai harapan, pembicaraan antara kedua klub bisa kembali memanas pada pertengahan Juli.
Lalu, apa yang membuat Jones begitu menarik bagi Inter?
Jebolan Akademi Liverpool yang Tumbuh Bersama Klub
Curtis Jones bukan sekadar pemain jebolan akademi Liverpool. Ia merupakan sosok yang tumbuh bersama klub sejak masih berusia sembilan tahun.
Sejak kecil, Jones bermimpi mengenakan seragam Liverpool dan bermain di hadapan ribuan pendukung di Anfield. Perjalanan panjangnya di akademi membuatnya memiliki pemahaman taktik yang sangat baik.
Selama menimba ilmu di level junior, Jones pernah dimainkan di berbagai posisi. Ia tidak hanya menjadi gelandang tengah, tetapi juga pernah beroperasi sebagai bek kanan, gelandang bertahan, gelandang box-to-box, hingga playmaker.
Pengalaman tersebut membentuknya menjadi pemain serbabisa yang mampu beradaptasi dengan berbagai sistem permainan.
Chivu Membutuhkan Profil Seperti Jones
Salah satu alasan utama Inter tertarik pada Jones adalah karena karakter permainannya dinilai berbeda dari gelandang yang sudah dimiliki Nerazzurri.
Cristian Chivu disebut melihat Jones sebagai pemain dengan atribut yang saling melengkapi komposisi lini tengah Inter.
Jones memiliki kemampuan membawa bola ke depan, menjaga penguasaan bola di bawah tekanan, serta membantu transisi dari bertahan ke menyerang.
Selain kualitas teknik yang baik, ia juga dikenal memiliki mobilitas tinggi, etos kerja kuat, dan disiplin dalam menjalankan instruksi taktik.
Kombinasi tersebut membuatnya dianggap cocok dengan gaya permainan yang ingin dibangun Chivu.
Fleksibilitas Jadi Nilai Tambah
Salah satu keunggulan terbesar Curtis Jones adalah fleksibilitasnya.
Ia mampu bermain sebagai:
- Gelandang tengah.
- Gelandang box-to-box.
- Mezzala yang aktif melakukan penetrasi.
- Regista atau pengatur tempo permainan.
- Bek kanan dalam kondisi tertentu.
Kemampuan bermain di beberapa posisi memberikan keuntungan besar bagi pelatih, terutama saat menghadapi jadwal padat atau situasi cedera pemain.
Di era sepak bola modern, pemain dengan fleksibilitas tinggi menjadi aset yang sangat berharga.
Negosiasi Belum Panas, Tapi Masih Terbuka
Meski menjadi target Inter, proses transfer Jones saat ini belum memasuki fase menentukan.
Sang pemain dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan pramusim Liverpool di bawah pelatih baru, Andoni Iraola.
Namun situasi masih bisa berubah dalam beberapa pekan mendatang.
Laporan dari Italia menyebut peluang percepatan negosiasi bisa muncul pada pertengahan Juli apabila Inter memutuskan menjadikan Jones sebagai prioritas utama.
Hambatan terbesar saat ini adalah nilai transfer.
Liverpool sebelumnya dikabarkan mematok harga sekitar 35 juta poundsterling, angka yang masih dianggap cukup tinggi oleh Inter.
Manajemen Inter saat ini masih fokus menyelesaikan beberapa prioritas lain di bursa transfer, terutama di sektor pertahanan dan sisi kanan.
Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, klub diperkirakan akan kembali mengalihkan perhatian ke lini tengah.
Jika kondisi finansial memungkinkan dan Liverpool bersedia menurunkan tuntutan harga, peluang Curtis Jones bergabung ke Giuseppe Meazza bisa kembali terbuka.

Leave a Reply