
Bintang muda Inter Milan, Petar Sučić, mengungkapkan rasa antusias dan emosinya menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Kroasia.
Gelandang muda itu menjadi salah satu pemain Nerazzurri yang akan tampil di ajang internasional terbesar bersama negaranya, dan ia mengaku bahwa momen ini adalah mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.
Mimpi Menjadi Kenyataan
Dalam konferensi pers jelang laga uji coba melawan Slovenia, Sučić berbicara dengan penuh emosi mengenai kesempatan besar yang kini ada di depan matanya.
“Mimpi saya menjadi kenyataan. Saya termasuk salah satu pemain termuda di tim nasional Kroasia dan perasaannya sangat spesial,” ujar Sucic.
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besar arti turnamen ini bagi pemain muda yang sedang naik daun tersebut.
Bagi Sučić, tampil di Piala Dunia bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga langkah penting dalam perkembangan kariernya di level internasional.
“Saya tidak sabar menantikan pertandingan pertama, saya menghitung hari-harinya. Saya sangat emosional,”
Fokus pada Perkembangan Tim, Bukan Hanya Hasil
Meski penuh semangat, Petar Sučić tetap menunjukkan kedewasaan dalam cara berpikirnya.
Ia menegaskan bahwa performa dan perkembangan tim lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan.
“Hasil pertandingan memang penting, tetapi itu bukan hal yang paling penting. Yang terpenting adalah para pemain mencapai level tertentu dan menerapkan apa yang terlihat saat latihan. Segala hal lainnya sedikit lebih penting daripada hasil, tetapi tentu saja kami ingin menang,”
Kroasia Datang dengan Optimisme
Sučić juga mengajak timnya untuk tetap optimistis menghadapi kompetisi besar.
Menurutnya, rasa pesimis hanya akan menghambat performa tim.
“Kami harus puas dan optimistis. Kami akan menghadapi kompetisi besar dan jika kami membiarkan pesimisme menguasai diri, itu tidak akan membantu.”
Timnas Kroasia sendiri memang datang dengan persiapan serius setelah menjalani beberapa laga uji coba melawan lawan-lawan kuat.

Pildun kali ini keknya netral soalnya italy ga lolos, tapi kalo boleh milih semoga yg juara yg ada pemain internya