Marotta Tegaskan Target Inter Musim 2026-27: “Juara Liga Champions”

Inter Milan kembali menegaskan ambisi besarnya di Liga Champions setelah sukses meraih Scudetto dan Coppa Italia musim ini di bawah pelatih Cristian Chivu.

Presiden klub, Beppe Marotta, memberikan sinyal kuat bahwa salah satu pilar utama tim, Alessandro Bastoni, tidak akan dilepas meski sempat dikaitkan dengan Barcelona dan Real Madrid.

Bastoni Jadi Fondasi Proyek Jangka Panjang Inter

Dalam wawancara bersama DAZN, Marotta menegaskan bahwa Inter saat ini memiliki fondasi skuad yang sangat kuat, dengan beberapa pemain yang menjadi tulang punggung tim.

Ia menyebut nama-nama seperti:

  • Lautaro Martínez
  • Nicolò Barella
  • Alessandro Bastoni

Menurutnya, para pemain ini bukan hanya penting secara teknis, tetapi juga berperan besar dalam membangun mental juara di ruang ganti.

“Tim ini memiliki inti yang solid, kerangka yang nyata berkat para pemain yang telah berada di sini selama beberapa tahun,” ujar Marotta.

“Saya berbicara tentang Lautaro Martinez, Nicolò Barella, dan Alessandro Bastoni. Penting bagi mereka sekarang untuk menularkan mentalitas juara itu kepada para pemain baru juga,”

Bastoni Tidak Pernah Minta Pergi

Rumor ketertarikan Barcelona dan Real Madrid terhadap Bastoni sempat berkembang dalam beberapa bulan terakhir. Namun Marotta dengan tegas membantah kemungkinan sang bek hengkang.

“Secara umum kami bukan klub penjual, jadi jika seorang pemain pergi, itu karena ia menyatakan keinginan untuk hengkang,” tegas Marotta.

“Saya harus mengatakan bahwa Bastoni sama sekali tidak pernah menyatakan keinginan untuk pergi. Dia bahagia di sini, kami tidak perlu menjual, jadi saya pikir dia akan tetap bersama kami,”

Dengan situasi ini, masa depan Bastoni di San Siro terlihat sangat aman.

Inter Fokus Bangun Tim Lebih Kuat

Inter Milan kini tidak hanya puas dengan kesuksesan domestik. Marotta menegaskan bahwa klub harus mulai memikirkan tantangan baru, terutama di Liga Champions.

Setelah dua kali mencapai final dalam beberapa tahun terakhir namun gagal juara, Inter kini menargetkan langkah lebih jauh.

“Scudetto sebagai Presiden Inter adalah sebuah mimpi, tetapi setelah itu Anda harus memimpikan mimpi-mimpi baru. Kami ingin mencapai sesuatu yang spesial di Eropa musim depan,”

“Dalam olahraga Anda harus ambisius tanpa menjadi arogan, jadi kami akan sedikit menaikkan standar. Liga Champions adalah sebuah mimpi karena saya menghormati lawan-lawan kami, sekaligus menjadi target sebagai seorang manajer yang harus memberi arah bagi tim,”

Liga Champions Jadi Target Utama Inter Berikutnya

Marotta mengakui bahwa Liga Champions adalah “impian besar” bagi klub, namun tetap harus dihadapi dengan ambisi yang realistis.

“Kami ingin kembali ke final Liga Champions untuk ketiga kalinya dan semoga setelah saya kalah di Empat final sepanjang karier saya, para pemain bisa memberi saya hadiah berupa trofi Liga Champions ini. Saya berharap bisa mengangkat trofi itu sebelum saya pensiun.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*