Inter Milan menunjukkan kekuatan luar biasa mereka musim 2025-26 ini. Setelah kemenangan 3-0 atas Lazio pada akhir pekan lalu, Nerazzurri kini telah mencetak total 113 gol di semua kompetisi, dengan rata-rata lebih dari Dua gol per pertandingan.
Namun yang paling menarik bukan hanya produktivitas lini depan, melainkan kontribusi luar biasa dari lini tengah. Hampir 30 persen gol Inter musim ini lahir dari para gelandang mereka.
Gelandang Inter Jadi Mesin Gol Tambahan
Menurut laporan Corriere dello Sport, para gelandang Inter telah menyumbang:
- 33 gol musim ini
- Hampir 30% dari total gol tim
- Salah satu angka terbaik di Eropa untuk kontribusi lini tengah
Sementara lini depan menghasilkan 55 gol, lini tengah menjadi senjata tambahan yang membuat Inter sangat sulit dihentikan.
Calhanoglu Tetap Jadi Raja di Lini Tengah
Hakan Calhanoglu masih menjadi gelandang paling produktif Inter musim ini.
Meski beberapa kali diganggu cedera, ia tetap mencatat:
- 12 gol
- Eksekutor penalti utama
- Pengatur ritme permainan tim
Kontribusinya menjadi salah satu kunci dominasi Inter di Serie A.
Zielinski dan Sucic Tambah Variasi Serangan
Selain Calhanoglu, pemain lain juga tampil impresif. Piotr Zielinski menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Inter menuju Scudetto dengan koleksi 7 gol, termasuk beberapa gol spektakuler melawan Verona dan Juventus.
Sementara itu:
- Petar Sucic sudah mencetak 4 gol
- Henrikh Mkhitaryan juga mengoleksi 4 gol
Gol jarak jauh Sucic ke gawang Lazio kembali membuktikan kualitas lini tengah Inter.
Barella dan Diouf Ikut Bersinar
Nicolò Barella juga mulai kembali menemukan performa terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara Andy Diouf mulai menunjukkan kemampuan mencetak gol dan memberi dimensi baru di lini tengah.
Yang menarik, Davide Frattesi justru belum mencetak gol musim ini, padahal dalam dua musim sebelumnya ia total mengoleksi 15 gol bersama Inter.
Inter Jadi Tim Paling Lengkap di Serie A
Produktivitas gelandang membuat Inter Milan tampil sangat komplet:
- Striker tajam
- Gelandang produktif
- Variasi serangan tinggi
- Ancaman dari berbagai lini
Inilah salah satu alasan mengapa Inter mampu tampil dominan sepanjang musim.

Leave a Reply