Inter Milan mulai memikirkan masa depan Andy Diouf jelang musim baru (2026-27). Gelandang muda asal Prancis itu sempat diragukan sejak awal kedatangannya di Giuseppe Meazza, tetapi perlahan berhasil membalikkan situasi berkat perkembangan signifikan di bawah arahan Cristian Chivu.
Kini muncul pertanyaan besar: apakah Diouf sebaiknya dipinjamkan demi mendapat menit bermain lebih banyak, atau justru dipertahankan sebagai bagian penting proyek baru Inter?
Awal Sulit Andy Diouf di Inter
Ketika pertama kali datang pada akhir bursa transfer, Diouf langsung mendapat label sebagai pemain yang “belum layak untuk Inter”.
Adaptasi yang tidak mudah membuat banyak pihak meragukan kualitasnya. Namun situasi mulai berubah seiring meningkatnya kepercayaan dari pelatih dan perkembangan performanya di lapangan.
Chivu Jadi Kunci Kebangkitan Diouf
Peran besar dalam perkembangan Diouf disebut datang dari Cristian Chivu.
Pelatih asal Rumania itu melihat bahwa posisi asli Diouf sebagai mezzala atau gelandang tengah tidak sepenuhnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Karena itu, Chivu mengambil keputusan penting dengan menggeser Diouf ke posisi sayap kanan.
Keputusan tersebut terbukti efektif karena:
- Diouf punya kecepatan dan dribel kuat
- Lebih bebas memanfaatkan kreativitas
- Mampu memberi kejutan di area sayap
Laga Kontra Venezia Jadi Titik Balik
Penampilan Diouf saat menghadapi Venezia di Coppa Italia dianggap sebagai titik balik kariernya di Inter.
Dalam laga tersebut, ia tampil impresif dan mulai mendapatkan kepercayaan diri yang sebelumnya hilang.
Sejak saat itu, menit bermainnya perlahan meningkat dan pandangan klub terhadap potensinya mulai berubah.
Inter Ingin Ubah Posisi Permanen Diouf
Menurut laporan FcInter1908, manajemen Inter kini percaya bahwa Diouf memiliki masa depan lebih cerah sebagai pemain sayap dibanding gelandang tengah.
Karena itu, setelah musim berakhir, klub akan berdiskusi langsung dengan sang pemain mengenai kemungkinan perubahan posisi secara permanen.
Jika Diouf menerima perubahan tersebut, peluangnya bertahan di Inter akan meningkat drastis.
Masa Depan Dumfries Bisa Pengaruhi Keputusan
Situasi Denzel Dumfries juga menjadi faktor penting. Masa depan Dumfries bersama Inter belum sepenuhnya pasti. Jika sang pemain hengkang, Diouf bisa mendapatkan ruang lebih besar di sisi kanan permainan Inter musim depan.
Hal itu membuat Inter semakin tertarik mempertahankan Diouf dibanding meminjamkannya ke klub lain.
Bertahan di Inter Bisa Jadi Keputusan Terbaik
Dengan usia muda, kemampuan dribel, dan fleksibilitas posisi, Diouf dianggap cocok dengan proyek jangka panjang Inter.
Apalagi Chivu dikenal sangat piawai mengembangkan pemain muda dan memberi ruang bagi mereka untuk berkembang.
Bertahan di Milan bisa menjadi langkah ideal bagi semua pihak:
- Inter mendapatkan pemain eksplosif
- Chivu punya opsi menyerang baru
Diouf mendapat kesempatan berkembang di level tertinggi

Leave a Reply