Mantan bek Inter Milan, Jeison Murillo, mengenang perjalanan kariernya yang penuh warna, mulai dari Serie A, La Liga, hingga petualangan terbarunya di Qatar.
Dalam wawancara bersama Corriere dello Sport, bek asal Kolombia itu berbicara tentang Inter Milan, Roberto Mancini, hingga pengalamannya bermain bersama Lionel Messi.
Meski kini bermain untuk Al-Shamal SC, Murillo mengaku Inter Milan masih memiliki tempat spesial di hatinya.
Nyaris Juara di Qatar Bersama Al-Shamal
Murillo baru saja menjalani musim yang mengesankan di Qatar bersama Al-Shamal. Klubnya hampir saja merebut gelar liga dari Al Sadd SC yang dilatih Roberto Mancini.
Bahkan, Murillo mencetak gol penting di laga penentuan musim.
“Kami sangat berharap bisa juara, kami kalah dengan selisih yang sangat tipis,” ujar Murillo.
Roberto Mancini Dianggap Seperti Ayah
Hubungan Murillo dengan Roberto Mancini ternyata sangat dekat. Keduanya pernah bekerja sama di Inter Milan pada periode 2015–2016.
Murillo mengungkapkan rasa hormat besarnya kepada sang pelatih.
“Bagi saya dia seperti seorang ayah. Dia pelatih yang mengajarkan banyak hal kepada saya,”
Menariknya, Murillo juga menjadi salah satu orang pertama yang menyambut Mancini ketika tiba di Doha.
“Saya bertemu dengannya di pusat perbelanjaan pada hari yang sama dia pindah ke Doha: Saya senang menjadi orang pertama yang menyambutnya,”
Inter Milan Tinggal di Hati Murillo
Meski kariernya membawanya ke banyak klub besar, Murillo mengaku Inter Milan tetap meninggalkan kesan mendalam.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa Luciano Spalletti sempat memintanya bertahan ketika baru datang ke Inter.
Namun saat itu, Murillo merasa dirinya membutuhkan perubahan.
“Inter tetap di hati saya, tetapi kalau saya tidak pergi, mungkin saya tidak akan pernah bermain di Camp Nou bersama Messi,”
Pernyataan itu menggambarkan dilema besar dalam kariernya: meninggalkan klub yang dicintai demi pengalaman baru yang luar biasa.
Bermain Bersama Lionel Messi di Barcelona
Salah satu puncak karier Murillo tentu saat membela Barcelona dan bermain bersama Lionel Messi.
Pada tahun 2019, ia ikut memenangkan La Liga bersama Barcelona dan merasakan atmosfer bermain di Camp Nou bersama salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Bagi Murillo, pengalaman tersebut menjadi salah satu momen paling berharga dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional.
Kenangan Lucu dengan Cristiano Ronaldo
Murillo juga mengenang insiden unik bersama Cristiano Ronaldo saat laga antara Valencia vs Juventus.
Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo sempat menarik rambutnya hingga mendapat kartu merah.
“Dia tidak pernah meminta maaf, tapi itu hanya kejadian di lapangan. Bagi saya, semuanya selesai di situ.”
Komentar itu menunjukkan sikap dewasa Murillo yang memilih tidak memperbesar insiden tersebut.

Leave a Reply