Zanetti Buka Suara Soal Peluang Inter Milan Rekrut Nico Paz

Euforia gelar juara masih terasa kuat di kubu Inter Milan. Usai memastikan Scudetto ke-21, Wakil Presiden klub, Javier Zanetti, akhirnya angkat bicara dalam sebuah momen spesial di ajang Trofeo Angelo Dossena.

Dalam pernyataannya, legenda hidup Nerazzurri itu tak hanya membahas keberhasilan tim, tetapi juga menyinggung peran pelatih, masa depan transfer, hingga peluang mendatangkan talenta muda seperti Nico Paz.

Scudetto yang Penuh Makna

Menurut Zanetti, gelar Serie A musim ini terasa sangat spesial. Bukan hanya soal trofi, tetapi juga perjalanan tim yang penuh tantangan sejak awal musim.

“Ini kebahagiaan besar bagi seluruh keluarga Inter. Cara kami memenangkan gelar ini sangat berarti, apalagi dirayakan di San Siro bersama para suporter,” ujarnya, seperti dikutip oleh Fcinter1908.

Keberhasilan ini menjadi bukti mentalitas juara Inter, yang mampu bangkit dan konsisten hingga akhir musim.

Cristian Chivu, Sosok Kunci di Balik Kesuksesan

Salah satu sorotan utama Zanetti adalah peran pelatih Cristian Chivu. Ia menyebut sang pelatih sebagai sosok luar biasa yang berhasil mengembalikan semangat tim.

“Chivu melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama para pemain. Kami semua: saya, Giuseppe Marotta, Piero Ausilio, dan Dario Baccin sepakat bahwa dia adalah orang yang tepat untuk mengembalikan semangat kami untuk menjadi protagonis,” jelas Zanetti.

Menariknya, hubungan antara Zanetti dan Chivu bukan sekadar profesional. Keduanya pernah bermain bersama di Inter, sebelum Chivu melanjutkan karier sebagai pelatih tim muda hingga akhirnya dipercaya menangani tim utama.

“Itu tidak mudah setelah musim lalu, tetapi sepak bola memang seperti ini dan kami memulai kembali bersama Chivu yang sudah seperti keluarga. Dulu dia rekan setim saya, lalu melatih di tim Primavera: tidak mudah langsung menang di tahun pertama, tetapi dia berhasil melakukannya dengan semua kualitas yang dimilikinya. Sekarang yang masih kurang adalah final Coppa Italia,”

Lautaro Martinez, Kapten dan Simbol Masa Depan

Zanetti juga memberikan pujian tinggi kepada kapten tim, Lautaro Martinez. Ia menilai striker asal Argentina tersebut sebagai sosok pemimpin ideal bagi Inter.

“Sejak awal kami sudah melihat potensinya. Kini dia bukan hanya pemain hebat, tetapi juga pemimpin yang menginspirasi,” kata Zanetti.

Ia bahkan yakin Lautaro akan terus bersinar dan menjadi motor penting bagi Argentina di ajang internasional mendatang.

“Dia sangat bahagia di Inter dan akan memimpin Argentina ke Piala Dunia berikutnya,”

Nostalgia Masa Kecil Zanetti

Dalam kesempatan yang sama, Zanetti juga berbagi cerita menyentuh tentang masa kecilnya di Argentina. Ia mengenang bagaimana mimpi menjadi pesepakbola lahir dari lapangan tanah sederhana.

“Saya bermain setiap hari bersama teman-teman. Ibu saya hanya memanggil saat makan. Dari situlah mimpi itu dimulai,” kenangnya.

Cerita ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju puncak selalu dimulai dari langkah kecil.

Bursa Transfer: Inter Siap Bergerak

Menjelang musim baru, Zanetti memastikan bahwa Inter tidak akan tinggal diam di bursa transfer. Klub siap memperkuat skuad demi mempertahankan dominasi.

“Jika ada peluang untuk meningkatkan kualitas tim, kami pasti akan melakukannya,” tegasnya.

Hal ini membuka peluang datangnya pemain-pemain baru yang bisa menambah kedalaman skuad Inter.

Nico Paz: Target Sulit, Tapi Menarik

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Nico Paz. Zanetti secara terbuka mengakui kekagumannya terhadap pemain muda tersebut.

“Nico Paz? Ayahnya adalah teman dekat saya. Saya adalah pengagum besar Nico Paz dan itu tidak bisa saya sembunyikan. Terlepas dari segalanya, di lapangan terlihat bahwa dia adalah anak yang baik. Dia pantas bermain di klub besar mana pun,”

Namun, ia juga realistis soal peluang transfer ini.

“Apakah kami bisa merekrutnya? Sulit. Kemungkinan besar dia akan kembali ke Real Madrid.” Pungkasnya.

Untuk diketahui, Real Madrid memiliki opsi untuk merekrut kembali (buyback) Nico Paz dari Como pada musim panas ini dengan harga €9 juta.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*