Mantan penyerang kontroversial Antonio Cassano kembali mencuri perhatian dengan analisis tajam sekaligus berani soal masa depan Inter Milan.
Dalam program Viva el Futbol, Cassano membeberkan prediksinya untuk skuad Nerazzurri musim depan (2026/27). dan hasilnya terdengar seperti tim yang siap “mengunci” Scudetto bahkan sebelum musim dimulai.
Formasi 4-3-1-2 Versi Cassano
Menurut Cassano, Inter musim depan idealnya bermain dengan skema 4-3-1-2 yang solid sekaligus eksplosif. Berikut susunan pemain versinya:
- Bek sayap: Denzel Dumfries dan Federico Dimarco
- Bek tengah: Manuel Akanji dan Alessandro Bastoni
- Gelandang: Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski
- Playmaker: Nico Paz
- Striker: Marcus Thuram dan Lautaro Martinez
Dengan komposisi ini, Cassano bahkan melontarkan pernyataan bombastis:
“Denzel Dumfries dan Federico Dimarco sebagai bek sayap, lalu Manuel Akanji dan Alessandro Bastoni di jantung pertahanan. Ambil satu kiper, bahkan Carlo Pizzigoni (jurnalis) saja bisa berdiri di bawah mistar (ini sindiran, red.),” ujar Cassano.
“Di lini tengah ada Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, dan Piotr Zielinski. Lalu tempatkan Nico Paz di belakang Marcus Thuram dan Lautaro Martinez. Mau bicara apa lagi? Mereka bisa diberi Scudetto bahkan sebelum musim dimulai. Selesai sudah permainannya,”
Fleksibilitas Taktik: Bisa Berubah Jadi 2-3-5!
Tak berhenti di situ, Cassano juga menilai bahwa Inter punya fleksibilitas luar biasa. Dalam fase menyerang, mereka bahkan bisa berubah menjadi formasi ultra-ofensif 2-3-5, gaya yang semakin populer di sepak bola modern.
Jika Hakan Calhanoglu hengkang, solusi menurut Cassano juga simpel:
- Piotr Zielinski ditarik lebih dalam
- Petar Sucic mengisi peran mezzala
“Kalau Hakan Calhanoglu pergi? Turunkan Piotr Zielinski lebih ke dalam dan Petar Sucic bermain sebagai mezzala, sederhana. Di Italia, Inter Milan bahkan bisa bermain dengan formasi 2-3-5,”
Curtis Jones Lebih Baik dari McTominay?
Salah satu pernyataan paling menarik dari Cassano adalah soal target transfer. Ia menyebut Curtis Jones sebagai rekrutan ideal untuk Inter.
Menurutnya:
- Jones adalah gelandang dinamis dengan visi modern
- Punya pengalaman dan mentalitas Liga Champions
- Lebih unggul dibanding Scott McTominay dalam hal kualitas teknis
Cassano bahkan menekankan bahwa pengalaman bermain di klub besar seperti Liverpool membuat Jones lebih siap menghadapi tekanan level tertinggi.
“Curtis Jones ke Inter Milan? Itu akan menjadi rekrutan yang sangat bagus—seorang mezzala yang dinamis dan berorientasi ke Liga Champions. Dia lebih baik daripada Scott McTominay, memiliki kualitas besar, dan di Liverpool dia banyak meraih kemenangan dengan benar-benar bermain, tidak seperti Zaccardo dan Barzagli yang memang juara dunia, tetapi jarang bermain.”
Nico Paz, Kunci Kreativitas Baru
Nama Nico Paz juga menjadi sorotan utama. Cassano melihat pemain muda ini sebagai “otak permainan” yang bisa menghubungkan lini tengah dan serangan.
Dengan kreativitas dan visi bermainnya, Paz diyakini mampu:
- Membuka ruang di pertahanan lawan
- Menyuplai bola matang ke duet Marcus Thuram – Lautaro Martinez
- Memberikan dimensi baru dalam serangan Inter

Leave a Reply