Pertandingan menarik akan tersaji di pekan ke-35 Serie A 2025-26 saat Inter Milan menjamu Parma di Stadion San Siro pada Senin (4/5/26) pukul 01.45 WIB.
Meski menghadapi tim yang difavoritkan juara, gelandang Parma, Adrián Bernabé, menegaskan bahwa timnya tidak datang untuk sekadar bertahan.
Dalam wawancaranya bersama Sport Mediaset, Bernabé menyebut Inter sebagai tim terbaik di Serie A, namun tetap optimistis Parma mampu memberikan perlawanan sengit.
Inter Diakui Terkuat, Tapi Bukan Tak Terkalahkan
Bernabé secara terbuka mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki Inter musim ini. Bahkan, ia menyebut Nerazzurri sebagai tim terbaik di Serie A saat ini.
“Kami tahu mereka adalah tim yang kuat, bahkan yang terbaik di liga,” ujar Bernabé.
Namun, pengakuan tersebut tidak membuat Parma ciut. Sang gelandang menegaskan bahwa timnya telah membuktikan mampu meraih poin dari klub-klub papan atas, sehingga peluang untuk membuat kejutan di San Siro tetap terbuka.
“Tetapi kami sudah pernah meraih poin melawan tim-tim papan atas dan kami juga bisa bersaing dengan mereka,”
Peran Taktik dan Analisis Mendalam
Dalam kesempatan yang sama, Bernabé juga menyoroti peran penting staf pelatih dalam mempersiapkan tim. Ia menyebut sosok Carlos Cuesta sebagai figur yang sangat detail dalam menganalisis lawan.
Menurutnya, Cuesta dikenal gemar mempelajari pertandingan melalui video dan memberikan pemahaman mendalam kepada para pemain.
“Dia sangat menyukai sepak bola, bekerja keras, dan banyak menganalisis pertandingan. Kami datang ke lapangan dengan pemahaman yang jelas tentang lawan yang akan dihadapi.”
Pendekatan ini menjadi salah satu kekuatan Parma dalam menghadapi tim-tim besar.
Inter Era Chivu: Kuat dan Terorganisir
Di sisi lain, Inter Milan yang kini ditangani Cristian Chivu tampil solid dan konsisten. Kombinasi antara pengalaman dan energi pemain muda membuat mereka menjadi kandidat kuat peraih Scudetto musim ini.
Bermain di hadapan publik sendiri di San Siro, Inter jelas diunggulkan. Namun, tekanan untuk terus meraih kemenangan juga bisa menjadi faktor yang dimanfaatkan oleh Parma.

Leave a Reply