Ventola: Thuram Penentu, Dimarco Luar Biasa, Chivu Lebih Unggul dari Inzaghi

Performa gemilang Inter Milan musim 2025-26 terus menuai pujian. Kali ini datang dari mantan striker Nerazzurri, Nicola Ventola, yang kini aktif sebagai analis sepak bola.

Dalam program Viva el Futbol, Ventola memberikan pandangan tajam soal kekuatan Inter di bawah asuhan Cristian Chivu, termasuk peran vital Marcus Thuram dan musim luar biasa Federico Dimarco.

Thuram, Pembeda yang Tak Tergantikan

Menurut Ventola, Thuram adalah tipe pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan, terutama saat berada dalam kondisi terbaik.

Ia mengakui bahwa penyerang seperti Thuram bisa mengalami penurunan performa secara fisik, yang berdampak pada ketajaman dan eksplosivitas. Namun, ketika berada di puncak performa, kontribusinya sangat besar.

“Thuram? Masalah dengan tipe pemain seperti itu adalah ketika mengalami sedikit penurunan fisik, yang sebenarnya hal yang manusiawi ia akan kehilangan ketajaman, jadi sprint-nya sedikit berkurang dan secara teknis jadi kurang halus. Tapi ketika dia berada dalam performa terbaik seperti sekarang, dia luar biasa,” ujar Ventola.

“Saya pernah berpendapat dan sempat berdebat sedikit dengan Cassano, yang tidak melihatnya sebagai pemain level top klub. Memang dia bukan tipe pemain yang akan dikenang dalam sejarah seperti Benzema atau Suarez. Tapi dalam skuad saya sebagai pelatih, saya selalu ingin pemain seperti dia, yang ketika berada di level tertinggi bisa membuat perbedaan,”

Lebih lanjut, ia menilai Thuram mampu menjadi pemimpin saat Lautaro Martinez absen, sebuah kualitas yang sangat penting dalam perjalanan panjang musim.

“Jika Lautaro absen, dia bisa menjadi pemimpin. Saya juga suka sikapnya, selalu tersenyum, tapi bukan seperti yang satu dari Milan (Leao). Thuram tersenyum sambil tetap berlari dan bekerja keras, jadi saya benar-benar menyukainya,”

Dimarco “Gila”: Musim Tanpa Cela

Tak hanya Thuram, Ventola juga memberikan pujian luar biasa kepada Federico Dimarco. Ia bahkan menyebut performa sang bek kiri musim ini sebagai sesuatu yang “gila”.

Menurutnya, Dimarco menunjukkan kualitas kelas dunia, baik dari segi visi bermain maupun eksekusi di lapangan.

“Apa yang dia lakukan musim ini itu gila. Dalam hal intuisi dan keputusan, hampir tidak pernah salah. Ini musim yang luar biasa, dia benar-benar top player,”

Performa Dimarco memang menjadi salah satu kunci dominasi Inter, terutama melalui kontribusi assist dan kreativitas dari sisi kiri.

Chivu vs Inzaghi: Perbedaan dalam Mengelola Tim

Ventola juga menyoroti perbedaan pendekatan antara Chivu dan mantan pelatih Inter, Simone Inzaghi.

Menurutnya, salah satu keunggulan utama Chivu adalah kemampuannya dalam mengelola seluruh skuad secara merata.

Ia menilai Chivu berhasil membuat semua pemain merasa penting, bukan hanya membedakan antara pemain inti dan cadangan.

“Chivu membuat semua pemain merasa seperti starter. Itu yang membuat semua merespons dengan maksimal. Manajemen timnya sempurna.”

Pendekatan ini dinilai menjadi faktor kunci kesuksesan Inter musim ini, terutama dalam menjaga konsistensi performa di tengah jadwal padat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*