Masa Depan di Inter Belum Jelas, Kamate Diincar Banyak Klub Luar Negeri

Talenta muda Inter Milan, Issiaka Kamate dikabarkan tengah diminati banyak klub luar negeri, memunculkan tanda tanya besar soal kelanjutannya bersama Nerazzurri.

Pernyataan dari sang agen semakin memperkuat spekulasi bahwa musim panas ini bisa menjadi titik balik dalam karier pemain berusia 21 tahun tersebut.

Banyak Klub Asing Siap Menampung

Berbicara kepada L’Interista, agen Kamate, Fabio Sommella, mengatakan bahwa ada “banyak minat dari klub luar negeri” terhadap kliennya, yang memunculkan pertanyaan apakah ia akan tetap menjadi pemain Inter setelah musim panas 2026.

Ketertarikan ini tidak lepas dari perkembangan pesat Kamate sejak bergabung dengan akademi Inter pada 2021.

Ia berhasil menunjukkan potensi besar sebagai gelandang modern dengan kemampuan teknik dan mobilitas tinggi.

Namun, banyaknya peminat juga menjadi sinyal bahwa masa depannya di Inter tidak sepenuhnya aman.

Perjalanan Karier: Dari Akademi ke Tim Utama

Kamate merupakan produk akademi yang berkembang pesat:

  • Bergabung dengan Inter dari akademi Montfermeil pada 2020
  • Sempat dipinjamkan ke Modena di Serie B
  • Mendapat kesempatan debut di tim utama Inter di ajang Coppa Italia
  • Menjadi pemain reguler di tim U-23 Inter di Serie C

Meski sempat mencatatkan assist dalam penampilan singkatnya di Coppa Italia, peluangnya untuk menembus skuad utama masih terbatas.

Minim Jalur ke Tim Utama

Salah satu masalah utama Kamate adalah ketatnya persaingan di lini tengah Inter. Dengan banyaknya pemain senior dan opsi berkualitas, jalur menuju tim utama masih belum jelas.

Situasi ini membuat opsi hengkang, baik permanen maupun pinjaman—menjadi semakin realistis.

Inter Pertimbangkan Penjualan dengan Klausul Buy-Back

Inter dikenal cerdas dalam mengelola talenta muda. Jika memutuskan melepas Kamate, klub kemungkinan akan menggunakan strategi:

  • Menjual pemain dengan harga tertentu
  • Menyertakan klausul buy-back (hak beli kembali)

Model ini sebelumnya sukses diterapkan pada pemain seperti Aleksandar Stanković.

Dengan cara ini, Inter tetap bisa mengontrol masa depan pemain jika ia berkembang pesat di klub lain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*