Zielinski Tegaskan Ambisi Inter: “Tak Boleh Berpuas Diri, Kami Harus Raih Dua Trofi”

Gelandang Inter Milan, Piotr Zielinski menegaskan bahwa perburuan gelar Serie A musim ini (2025-26) masih jauh dari kata selesai.

Meski berada di posisi unggul, ia mengingatkan bahwa Inter Milan tidak boleh lengah jika ingin menutup musim dengan kejayaan.

Dalam sesi wawancara eksklusif, Zielinski juga berbicara soal peluang meraih Dua trofi sekaligus serta ambisi besar Nerazzurri di sisa musim.

Tak Pernah Aman, Meski di Puncak

Menurut Zielinski, persaingan di papan atas Serie A tetap sangat ketat. Ia menyoroti kekuatan rival seperti Napoli, AC Milan, dan Juventus.

“Napoli, tetapi Milan dan Juventus juga memiliki kualitas yang hebat. Mereka semua adalah tim dengan banyak pemain bintang dan elemen berkualitas, serta dipimpin oleh pelatih-pelatih berlevel tinggi yang sudah terbukti mampu meraih kemenangan. Kami tidak boleh berpuas diri, bahkan jika sedang unggul,” ujar Zielinski.

Fokus Penuh: Inter Lebih Penting dari Masa Lalu

Meski memiliki ikatan emosional kuat dengan Napoli, klub yang dibelanya selama bertahun-tahun, Zielinski menegaskan bahwa kini fokusnya hanya untuk Inter.

“Tidak. Bagi saya tidak ada yang berubah. Karena sekarang saya bermain di Inter dan yang penting bagi saya hanya menjadi yang pertama, terlepas siapa pun yang ada di belakang. Siapa yang finis kedua, ketiga, atau keempat tidak penting. Tentu saja saya punya rasa sayang kepada Napoli. Saya berada di sana selama 8 tahun dan mendoakan yang terbaik untuk mereka. Tapi sekarang saya hanya memikirkan Inter,”

Target Jelas: Scudetto dan Coppa Italia

Dengan tujuh laga tersisa, Zielinski menegaskan bahwa Inter memiliki dua target besar, yakni Scudetto dan Coppa Italia

“Pertama, kami harus memenangkan liga [Scudetto]. Setelah itu, tentu kami akan mencoba menaikkan target. Tim ini sudah ada. Selebihnya hanya klub yang tahu. Saya sendiri pasti akan kembali dengan motivasi besar, akhirnya dengan persiapan terbaik yang dalam dua musim panas terakhir tidak bisa saya jalani. Impian kami tentu adalah menjadi lebih kompetitif di Eropa, seperti yang terjadi musim lalu ketika kami memainkan pertandingan-pertandingan luar biasa,”

Pernyataan ini menunjukkan mentalitas juara yang kini tertanam dalam skuad Inter Milan.

Belajar dari Kegagalan di Liga Champions

Zielinski juga menyinggung kegagalan Inter di kompetisi elit Eropa, termasuk hasil mengecewakan melawan Bodø/Glimt.

“Saya ingin menegaskan bahwa kami tidak meremehkan Bodø/Glimt. Kami semua mengingat kemenangan mereka atas Atletico dan City. Ada faktor kondisi lapangan di Norwegia, tetapi kami seharusnya bisa berbuat lebih baik. Pada leg kedua di San Siro, kami yakin bisa membalikkan keadaan, namun… sayangnya itulah sepak bola. Musim lalu kami hampir memenangkan segalanya, tetapi pada akhirnya tidak meraih apapun. Mari tinggalkan kekecewaan di Eropa dan fokus pada dua trofi yang bisa dan harus kami raih.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*