Italia Lolos ke Final Play-Off, Nesta: “Bastoni Tetap ‘Super’ Meski Dihujat”

Legenda AC Milan dan Italia, Alessandro Nesta memberikan pandangan menarik jelang laga krusial Timnas Italia di babak play-off Piala Dunia 2026.

Meski sempat khawatir dengan performa Timnas Italia, Nesta tetap memberikan dukungan penuh kepada Alessandro Bastoni yang tengah menjadi sorotan.

Italia berhasil melangkah ke final play-off setelah menaklukkan Irlandia Utara dengan skor 2-0, berkat gol dari Sandro Tonali dan Moise Kean.

Nesta Akui Sempat Cemas Lihat Permainan Italia

Dalam wawancaranya, Nesta mengakui bahwa ia sempat merasa cemas melihat performa Italia di babak pertama kontra Irlandia Utara.

Menurutnya, tekanan mengenakan jersey Italia menjadi faktor utama yang memengaruhi permainan para pemain.

“Saya juga sempat khawatir di babak pertama. Tekanan memakai seragam Italia berbeda dibanding tim lain seperti Irlandia Utara atau Bosnia,” ujar Nesta.

Ia menilai ketegangan terlihat jelas dalam permainan Gli Azzurri, terutama sebelum mereka akhirnya mampu memecah kebuntuan di babak kedua.

“Penampilan babak pertama disebabkan oleh ketegangan yang terlihat jelas yang dialami Azzurri,”

Tantangan Berat Menanti di Bosnia

Italia kini akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina di partai final play-off yang akan digelar di Zenica.

Nesta menegaskan bahwa laga ini akan jauh lebih sulit dibandingkan pertandingan sebelumnya.

Beberapa faktor yang menjadi perhatian:

  • Bermain di kandang lawan dengan atmosfer panas
  • Dukungan penuh suporter Bosnia
  • Kualitas lawan yang dinilai lebih baik dari Irlandia Utara

Menurut Nesta, Italia harus tampil lebih siap dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Kami harus benar-benar menyadari bahwa pertandingan di Bosnia akan jauh lebih sulit, baik karena kami bermain tandang di depan para pendukung mereka yang penuh gairah, maupun karena Bosnia adalah tim yang lebih baik dibandingkan Irlandia Utara, yang sejujurnya tidak terlalu mengesankan bagi saya,”

Kontroversi Bastoni: Dari Kritik ke Dukungan

Sorotan tajam sempat mengarah kepada Alessandro Bastoni setelah ia mengakui melakukan diving yang menyebabkan pemain Juventus, Pierre Kalulu, mendapatkan kartu merah saat menghadapi Inter Milan.

Bahkan, sebagian fans menyerukan agar Bastoni dicoret dari skuad Italia sebagai bentuk hukuman atas tindakan tersebut.

Namun, Nesta justru berdiri di barisan terdepan untuk membela sang bek.

Saya Juga Pernah Diving

Dalam pernyataan yang cukup jujur, Nesta mengaku bahwa dirinya pun pernah melakukan hal serupa sepanjang kariernya.

“Saya selalu punya reputasi sebagai pemain yang fair, tapi saya juga berkali-kali melakukan simulasi [diving] sepanjang karier saya. Saya tidak akan pernah menggurui Bastoni soal moralitas, di mata saya dia luar biasa,”

Ia juga memuji mentalitas Bastoni yang tetap tampil solid meski berada di bawah tekanan dan belum sepenuhnya fit karena cedera.

“Saya harus memberi selamat kepada Bastoni, karena dia benar-benar mendapat tekanan besar akibat diving itu, dan meskipun tidak berada dalam kondisi terbaik kemarin karena cedera, dia tetap memainkan pertandingan yang hebat,”

Bastoni Tetap Jadi Pilar Penting

Nesta menilai Bastoni tetap merupakan pemain kunci bagi Italia, meski ia mengakui bahwa posisi bek tengah dalam formasi tiga bek sedikit membatasi kontribusi ofensif sang pemain.

“Memang, ia sedikit kesulitan memaksimalkan kemampuan menyerangnya ketika bermain di posisi bek tengah dalam formasi tiga bek.”

Namun demikian, kualitas bertahan dan ketenangannya dalam membaca permainan tetap menjadi nilai utama yang tak tergantikan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*