Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, memberikan pandangannya jelang duel panas Derby Milan antara Rossoneri vs Inter Milan pada pekan ke-28 Serie A 2025-26 di stadion ikonik San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.
Menurut mantan striker asal Ukraina tersebut, pertandingan ini bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar Serie A musim ini.
Meski Inter saat ini unggul jauh di klasemen, Shevchenko menilai kemenangan Milan akan membuat persaingan kembali terbuka.
Derby Milan Selalu Lebih Besar dari Sekadar Klasemen
Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Shevchenko menegaskan bahwa Dderby della Madonnina selalu memiliki daya tarik luar biasa, terlepas dari kondisi klasemen.
Ia mengatakan bahwa selisih poin yang cukup jauh antara kedua tim tidak serta-merta mengurangi tensi pertandingan.
“Menghilangkan pesona Derby itu benar-benar mustahil, dan selisih Sepuluh poin di klasemen sebenarnya tidak terlalu berarti. Jika Milan menang, persaingan gelar akan terbuka kembali,” ujar Shevchenko.
Menurutnya, derby sering kali menjadi momen yang mampu mengubah arah musim, terutama ketika kompetisi sudah memasuki fase akhir.
“Derby bisa mengubah nasib sebuah musim, terutama pada tahap seperti sekarang ini. Mulai sekarang hingga akhir musim, semua pertandingan akan sulit diprediksi bagi siapa pun,”
Inter Dianggap Tim Terkuat di Italia Saat Ini
Meski memiliki kedekatan emosional dengan Milan, Shevchenko tetap memberikan pengakuan terhadap kekuatan rival sekota mereka.
Ia menilai skuad Inter Milan saat ini merupakan tim terkuat di Italia, terutama jika melihat kedalaman pemain yang dimiliki.
“Jika melihat dari komposisi skuad, ya, Inter adalah tim terkuat di Italia saat ini,”
Selain itu, ia juga memuji kinerja pelatih Inter, Cristian Chivu.
Menurut Shevchenko, Chivu sejak dulu dikenal sebagai pemain yang cerdas dengan kualitas teknik tinggi, dan karakter tersebut kini terlihat dalam gaya kepelatihannya.
“Saya juga menyukai cara tim ini dilatih oleh Chivu: dia selalu menjadi pemain yang cerdas, memiliki kualitas luar biasa dan kelas murni, dengan kaki kiri yang istimewa. Saat masih bermain dia sangat kreatif, dan sekarang dia juga menunjukkan kemampuan yang baik sebagai pelatih,”
Ia menambahkan bahwa kemampuan Chivu menjaga konsistensi tim serta mempertahankan keunggulan di klasemen menunjukkan bahwa para pemain menghormati dan percaya pada kepemimpinannya.
“Dia mampu mempertahankan keunggulan di klasemen sambil terus memberi energi baru kepada tim. Terlihat jelas bahwa para pemain menghormatinya dan tim bermain dengan cara yang bagus,”
Pio Esposito, Striker Muda yang Menarik Perhatian
Dalam kesempatan yang sama, Shevchenko juga menyoroti penyerang muda Inter, Francesco Pio Esposito.
Pemain muda tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai penyerang tengah klasik.
Shevchenko menyebut Esposito sebagai striker muda yang mampu mencetak gol penting, bahkan ketika masuk sebagai pemain pengganti.
“Dia masih muda, tapi sudah mencetak gol-gol bagus. Bahkan ketika masuk dari bangku cadangan, dia bisa membantu membuka pertandingan. Dia juga kuat dalam duel udara,” kata Shevchenko.
Kenangan Derby Paling Berkesan bagi Shevchenko
Sepanjang kariernya bersama Milan, Andriy Shevchenko memainkan sekitar 20 Derby melawan Inter. Ketika diminta memilih satu derby yang ingin ia mainkan kembali, ia menyebut laga leg kedua semifinal UEFA Champions League 2002–03 sebagai yang paling berkesan.
Pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Milan menuju gelar Liga Champions musim itu.
Namun, Shevchenko juga mengakui bahwa sebenarnya ia ingin mengulang semua Derby yang pernah dimenangkannya.
“Leg kedua semifinal Liga Champions 2003. Tapi kalau dipikir-pikir, saya ingin memainkan ulang semua pertandingan yang saya menangkan,”
“Saya mencintai ketegangan saat Derby. Seluruh kota seakan berhenti untuk menonton pertandingan. Dunia melihat duel itu. Derby Milan selalu lebih besar dari sekadar klasemen.”

Leave a Reply