Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, membuka tabir kondisi skuadnya menjelang laga panas Derby della Madonnina melawan AC Milan.
Dalam konferensi pers di Appiano Gentile, Chivu membahas kondisi pemain, kesiapan tim, serta pentingnya pertandingan yang bisa menentukan arah perebutan gelar Serie A musim ini.
Salah satu kabar utama dari sesi tersebut adalah kondisi penyerang andalan Marcus Thuram yang absen latihan terbaru karena demam, sementara gelandang kreatif Hakan Calhanoglu dipastikan siap kembali dimainkan.
Thuram Absen Latihan, Berharap Pulih Sebelum Derby
Chivu mengungkapkan bahwa kondisi skuad secara umum cukup baik setelah pertandingan sebelumnya. Namun, Thuram mengalami demam sehingga tidak bisa mengikuti sesi latihan terakhir.
“Para pemain dalam kondisi cukup baik. Setelah laga melawan Como mereka berlatih dengan baik. Thuram sedikit demam dan tidak bisa berlatih. Kami berharap besok dia sudah fit 100 persen dan bisa tersedia,” ujar Chivu.
Absennya Thuram tentu menjadi perhatian besar bagi Inter, mengingat striker Prancis itu merupakan salah satu pilar penting dalam lini serang Nerazzurri musim ini.
Calhanoglu Siap Kembali ke Starting XI
Kabar baik datang dari Calhanoglu. Chivu memastikan gelandang asal Turki tersebut dalam kondisi fit dan siap dimainkan sejak menit awal.
“Calhanoglu dalam kondisi baik. Dia tersedia untuk pertandingan besok. Satu jam bermain di Como sangat membantunya,”
Kehadiran Calhanoglu di lini tengah diharapkan bisa menambah kreativitas serta kontrol permainan Inter, terutama dalam laga sebesar Derby Milano yang membutuhkan ketenangan dan kualitas teknis tinggi.
Derby yang Bisa Menentukan Perburuan Scudetto
Chivu menegaskan bahwa pertandingan melawan Milan bukan sekadar derby biasa. Laga ini bisa memiliki dampak besar dalam perburuan gelar liga.
“Ini adalah derby, kita semua tahu apa artinya bagi dua tim kuat di kota yang sama dengan ambisi besar,”
Namun sang pelatih menegaskan bahwa Inter tidak akan mengubah identitas permainan mereka hanya karena situasi klasemen atau tekanan pertandingan.
“Kami tidak bisa mengubah identitas kami. Kami harus memahami momen-momen dalam pertandingan tanpa kehilangan hal-hal yang membawa kami meraih hasil bagus,”
Mentalitas Inter Jadi Kunci
Menurut Chivu, kekuatan utama Inter musim ini adalah mentalitas yang terus berkembang sepanjang musim.
Ia menilai timnya telah belajar dari berbagai kekalahan sebelumnya dan mampu bangkit dengan performa yang lebih konsisten.
“Dari kekalahan kita selalu belajar. Setelah beberapa hasil buruk, tim menunjukkan perkembangan yang jelas,”
Chivu bahkan menilai momen kebangkitan Inter terjadi setelah kekalahan melawan Napoli, bukan setelah Derby sebelumnya.
“Bagi saya bukan itu. Menurut saya perubahan besar terjadi setelah pertandingan melawan Napoli, ketika kami kalah 3-1. Kekalahan di Derby itu hanyalah akibat dari sebuah kejadian tertentu,”
Pio Esposito Terus Bersinar
Dalam konferensi pers tersebut, Chivu juga memberikan pujian khusus kepada striker muda Francesco Pio Esposito.
Ia menilai sang pemain menunjukkan perkembangan luar biasa musim ini, meski usianya masih sangat muda.
“Dia beruntung memiliki rekan-rekan yang membantunya tetap tenang. Dia tidak memiliki kecepatan seperti Thuram atau Bonny, tetapi sangat bagus dalam menahan bola, membantu tim naik menyerang, dan bermain di kotak penalti, meskipun usianya masih muda. Kami semua sangat senang dengan apa yang dia lakukan,”
Kondisi Dumfries Makin Membaik
Kabar positif juga datang dari bek sayap Denzel Dumfries yang mulai kembali menemukan ritme permainan setelah lama absen karena cedera.
“Dia semakin membaik. Dia sudah mendapat menit bermain melawan Bodo dan Como. Terlihat bahwa dia sudah tiga bulan tidak bermain, sehingga masih kurang ritme, tetapi dia bekerja dengan baik setiap hari,”
Chivu menegaskan bahwa Inter masih membutuhkan waktu agar Dumfries kembali ke kondisi terbaiknya.
“Dia berusaha secepat mungkin memulihkan kondisi fisik dan mentalnya untuk kembali menemukan ritme pertandingan, karena dinamika permainan tentu berbeda dibandingkan saat latihan. Dia masih perlu terus bekerja, tetapi saya senang bisa memilikinya dalam skuad karena pemain seperti Denzel sangat dibutuhkan,”
Chivu Puji Allegri
Dalam kesempatan tersebut, Chivu juga memberikan penghormatan kepada pelatih Milan, Massimiliano Allegri.
Menurutnya, Allegri adalah sosok pelatih berpengalaman yang memiliki banyak hal untuk diajarkan kepada generasi pelatih berikutnya.
“Saya orang terakhir yang pantas berbicara tentang Max. Dia telah memenangkan banyak trofi. Kita semua hanya bisa belajar darinya sebagai pribadi dan sebagai pelatih,”
Apakah Inter Kembali Andalkan Satu Penyerang?
“Bisa saja. Kami juga sudah melakukannya beberapa kali di tengah pertandingan. Saat melawan Como kami memiliki kebutuhan khusus, juga untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik menghadapi apa yang ingin dilakukan Como dengan menempatkan banyak pemain di area tengah.”

Leave a Reply