Bek Inter Milan, Matteo Darmian menegaskan bahwa dirinya merasa puas atas hasil imbang 0-0 melawan Como di leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-26, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.
Laga di Stadio Giuseppe Sinigaglia memang berjalan seimbang dan sarat taktik. Kedua pelatih saling mengantisipasi dengan pendekatan berbeda, menghasilkan skor akhir tanpa gol yang membuat semuanya akan ditentukan di leg kedua.
Adu Taktik di Tepi Danau Como
Como tampil berani dengan memainkan Nico Paz sebagai false 9, mencoba membongkar struktur pertahanan Inter lewat pergerakan tanpa bola.
Di sisi lain, Inter juga melakukan penyesuaian taktik. Nerazzurri hanya menurunkan satu penyerang murni, sementara Andy Diouf digeser lebih maju untuk mendukung lini serang.
Pendekatan ini membuat kedua tim saling menetralkan kekuatan masing-masing. Ritme pertandingan cenderung terkendali, dengan peluang emas yang terbatas.
Darmian Nyaris Jadi Pembeda
Peluang terbaik Inter hadir tepat setelah jeda babak pertama. Sepakan silang Darmian dari sudut sempit sempat membentur sisi luar tiang gawang, nyaris memecah kebuntuan.
Namun hingga peluit akhir berbunyi, tak ada gol tercipta.
“Kami tahu kekuatan Como, bagaimana mereka menguasai bola dan keluar dari tekanan. Kami punya sikap yang tepat,” ujar Darmian kepada Sport Mediaset.
Puas Hasil Imbang
Bagi Darmian, hasil imbang bukan kegagalan, melainkan bagian dari strategi.
“Kami tentu saja ingin membawa pulang kemenangan, tetapi kami memiliki pertandingan yang sangat penting pada hari Minggu, dan setelah itu kami akan mempersiapkan diri untuk leg kedua saat waktunya tiba,”
Inter memang akan menghadapi laga panas Serie A melawan AC Milan dalam Derby della Madonnina akhir pekan ini, sebelum kembali fokus ke leg kedua Semifinal Coppa Italia di San Siro pada 23 April mendatang.
Clean Sheet Jadi Modal Penting
Salah satu poin krusial bagi Inter adalah keberhasilan menjaga gawang tetap bersih.
“Yang penting hari ini adalah tidak kebobolan. Itu bagus di leg kedua,” tambah Darmian.
Dalam laga sistem kandang-tandang seperti semifinal Coppa Italia, clean sheet di leg pertama menjadi aset strategis. Dengan dukungan penuh publik San Siro nanti, Inter akan memiliki keuntungan psikologis.
“Kami menunjukkan rasa hormat kepada Como, kami tahu bahwa pertandingan ini dimainkan selama 180 menit, dan penting untuk meninggalkan tempat ini dengan hasil positif. Ketika Anda mengenakan jersey Inter, tanggung jawab Anda adalah untuk selalu meraih kemenangan, tetapi kami tidak berhasil hari ini, dan harus melihat gambaran besarnya.”

Leave a Reply