Nama Pio Esposito kini menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Eropa. Penyerang muda milik Inter Milan itu dilaporkan masuk radar serius Arsenal, bahkan sudah terjadi kontak langsung antar petinggi klub. Namun respons Nerazzurri tegas: tidak untuk dijual, berapa pun harganya.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Arsenal melakukan pendekatan resmi melalui direktur olahraga mereka, Andrea Berta, yang menghubungi koleganya di Inter, Piero Ausilio. Pertanyaannya jelas: berapa harga Pio Esposito dan apakah ia tersedia di pasar?
Jawaban Inter lebih jelas lagi: Esposito adalah masa depan klub, masih terikat kontrak empat tahun, dan tidak masuk daftar jual.
Momen yang Membuat Arsenal Jatuh Hati
Ketertarikan Arsenal bukan tanpa alasan. Semua bermula pada 21 Januari, saat pelatih Inter, Cristian Chivu memberikan kesempatan kepada Pio Esposito untuk tampil melawan Arsenal dalam laga sekaliber Liga Champions.
Masuk dari bangku cadangan, sang striker muda langsung menunjukkan karakter:
- Aktif memenuhi kotak penalti
- Berani duel fisik dengan bek lawan
- Mampu memutar dan mengarahkan bola ke gawang
- Penuh energi dan determinasi
Performa itu disebut membuat pelatih Arsenal, Mikel Arteta, terpikat. Bahkan Arteta sampai meminta Gabriel Magalhães masuk untuk meredam ancaman Esposito.
Meski Inter kalah 1-3 lewat gol Viktor Gyökeres, penampilan Esposito justru meninggalkan kesan mendalam bagi kubu The Gunners.
Arsenal Bergerak Cepat, Inter Lebih Cepat Menutup Pintu
Arteta langsung berdiskusi dengan Andrea Berta, yang baru bergabung dari Atlético Madrid, untuk menjajaki kemungkinan transfer.
Apalagi Arsenal sebelumnya sukses mendatangkan bek Italia dari Bologna (Riccardo Calafiori), sehingga muncul ide membawa talenta muda Italia lain ke London Utara.
Namun Inter tak memberi ruang negosiasi sedikit pun. Tidak ada tawar-menawar, tidak ada angka pembuka. Klub menegaskan Esposito adalah bagian dari proyek jangka panjang.
Esposito Naik Level di Saat yang Tepat
Penolakan Inter bukan sekadar sikap emosional. Secara teknis, Esposito memang sedang naik daun.
Dalam beberapa pekan terakhir:
- Cedera Lautaro Martínez memberinya ruang tampil lebih banyak
- Persaingan dengan Marcus Thuram membuat lini depan semakin kompetitif
- Absennya Ange-Yoan Bonny karena masalah otot membuka peluang tambahan
Kini, Esposito bukan lagi sekadar pelapis. Ia telah menjadi “titular tambahan” yang siap memikul tanggung jawab besar.
Dalam pekan krusial, mulai dari Coppa Italia melawan Como hingga derby akhir pekan, Esposito justru menjadi sosok sentral dalam rotasi Chivu.

Leave a Reply