Diouf Bangga Cetak Gol di Liga Champions, Akui Kecewa Inter Kehilangan Poin Krusial

Inter Milan sukses menutup fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Borussia Dortmund di Signal Iduna Park.

Gol indah Federico Dimarco dan penyelesaian akhir Andy Diouf memastikan tiga poin penting bagi pasukan Cristian Chivu.

Namun, kemenangan prestisius tersebut belum cukup untuk mengantar Nerazzurri lolos langsung ke babak 16 besar.

Inter harus puas melanjutkan perjalanan melalui jalur play-off setelah kehilangan sejumlah poin krusial di laga-laga sebelumnya.

Salah satu pahlawan kemenangan, Andy Diouf, mengungkapkan rasa bangganya usai pertandingan lewat wawancara bersama InterTV.

Diouf: Senang Cetak Gol, Bangga dengan Kekompakan Tim

Dalam wawancaranya, Diouf menegaskan kebahagiaannya bisa mencetak gol penting di kompetisi tertinggi Eropa.

“Saya sangat senang bisa mencetak gol di Liga Champions dan bangga dengan tim ini. Grup ini seperti keluarga yang sangat membantu saya,” ujar Diouf.

Pemain muda asal Prancis itu juga menilai kemenangan atas Dortmund menjadi momentum kebangkitan setelah periode sulit di Eropa.

“Kami memang membutuhkan kemenangan ini. Sangat disayangkan kami kehilangan beberapa poin di fase liga,” tambahnya.

Kemenangan yang Menghentikan Tren Negatif Inter

Sebelum menghadapi Dortmund, Inter sempat mengalami periode sulit di Liga Champions dengan beberapa hasil kurang maksimal, termasuk kekalahan dari Atletico Madrid, Liverpool, dan Arsenal.

Hasil negatif tersebut membuat Inter kehilangan kesempatan finis di posisi delapan besar klasemen akhir fase liga.

Padahal, di awal kompetisi, mereka tampil impresif dengan empat kemenangan beruntun.

Kemenangan di Jerman pun menjadi bukti bahwa Inter masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.

Andy Diouf, Simbol Kebangkitan Nerazzurri

Gol Diouf di masa injury time bukan sekadar pelengkap kemenangan. Gol tersebut mencerminkan mentalitas juang dan kedalaman skuad Inter di bawah asuhan Cristian Chivu.

Sepanjang musim ini, Diouf terus menunjukkan perkembangan, baik dari segi teknik, fisik, maupun mental bertanding. Kepercayaan pelatih dan dukungan rekan setim membuatnya semakin matang sebagai pemain kunci.

Performa impresifnya di Dortmund semakin memperkuat posisinya dalam rotasi tim utama.

Fokus Inter Menuju Babak Play-off Liga Champions

Meski gagal lolos langsung ke 16 besar, Inter tetap optimistis menatap babak play-off. Pengalaman, kualitas pemain, serta kebangkitan performa di laga terakhir menjadi modal penting.

Cristian Chivu kini dituntut menjaga konsistensi tim agar mampu melanjutkan tren positif di fase gugur.

Dengan pemain-pemain seperti Dimarco, Thuram, Diouf, hingga Sommer dalam performa terbaik, peluang Inter tetap terbuka lebar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*