Eks Pelatih, Scala Yakin Inter Bisa Atasi Tekanan di Dortmund

Inter Milan akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Borussia Dortmund dalam matchday terakhir league phase Liga Champions pada Kamis (29/1/2026) pukul 03.00 WIB.

Jelang laga krusial tersebut, mantan pelatih Dortmund era 1990-an, Nevio Scala, memberikan pandangannya terkait kekuatan Inter di bawah asuhan Cristian Chivu.

Dalam wawancara bersama Tuttosport, Scala menilai bahwa Inter saat ini memiliki karakter baru yang membuat mereka semakin kompetitif, meski harus bermain di stadion legendaris Signal Iduna Park.

Atmosfer di Signal Iduna Park Jadi Tantangan, Bukan Penghalang

Signal Iduna Park dikenal sebagai salah satu stadion paling angker di Eropa. Dukungan fanatik suporter Borussia Dortmund kerap memberi tekanan besar bagi tim tamu. Namun, menurut Scala, faktor tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi Inter untuk gentar.

“Dampak stadion Jerman memang bisa sangat kuat. Dukungan publik selalu terasa. Tapi jika kamu lebih kuat, kamu harus mencoba menang. Itu bukan sesuatu yang mustahil,” ujar Scala.

Ia menegaskan bahwa atmosfer panas justru harus dijadikan motivasi tambahan bagi skuad Nerazzurri untuk tampil maksimal.

Chivu Dinilai Beri Karakter Baru untuk Inter

Nevio Scala juga memberikan pujian khusus kepada pelatih Inter, Cristian Chivu. Menurutnya, mantan bek legendaris itu membawa pendekatan yang berbeda dan penuh ketenangan.

“Saya sangat menyukai Chivu. Dia pribadi yang punya kualitas tinggi, tidak menjual mimpi kosong, tidak berlebihan saat menang, dan tidak terpuruk saat kalah,” katanya.

Scala menilai Chivu berhasil menanamkan karakter baru dalam permainan Inter, baik dari sisi mentalitas maupun taktik.

“Dia sedang memberi Inter karakteristik yang sebelumnya mungkin tidak dimiliki tim ini,”

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Utama Inter

Selain faktor pelatih, kekuatan Inter juga terletak pada kedalaman skuad yang mereka miliki.

Scala menyoroti bahwa Nerazzurri tidak hanya mengandalkan sebelas pemain inti, tetapi juga memiliki pemain cadangan berkualitas.

“Inter kuat, baik di starting eleven maupun para pelapisnya. Ini sangat penting dalam kompetisi level tinggi,” jelasnya.

Dengan rotasi yang tepat, Inter mampu menjaga konsistensi performa di berbagai ajang, termasuk Serie A dan Liga Champions.

Tak Terpengaruh Kekalahan, Mental Inter Tetap Kuat

Inter sempat mengalami beberapa hasil negatif di Liga Champions. Namun, Scala menilai hal tersebut tidak akan merusak mental tim.

“Dari kekalahan pasti lahir pelajaran. Saya yakin Chivu mampu memanfaatkannya. Moral tim tidak akan hancur hanya karena tiga kekalahan,” tegasnya.

Menurutnya, satu kemenangan atau kekalahan tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak dalam menilai kualitas tim maupun pelatih.

Inter Tak Punya Beban, Jadi Senjata Berbahaya

Menariknya, Scala menilai posisi Inter yang “tanpa beban” justru bisa menjadi keuntungan besar.

“Inter tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Mereka harus menang, dan saya yakin Chivu bisa memanfaatkannya.”

Dengan tekanan yang lebih kecil dibanding Dortmund, Inter berpotensi tampil lebih lepas, agresif, dan penuh determinasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*