Chivu: “Inter dan Napoli Naikkan Level Serie A, Scudetto Akan Ditentukan 4–5 Tim”

Inter Milan gagal memanfaatkan peluang emas untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Serie A 2025-26.

Bermain di hadapan publik sendiri di San Siro dalam laga pekan ke-20, Nerazzurri harus puas berbagi angka usai ditahan Napoli dengan skor 2-2 dalam laga sarat tensi dan kualitas tinggi.

Hasil ini membuat persaingan Scudetto kian terbuka. Cristian Chivu pun mengakui bahwa duel melawan tim asuhan Antonio Conte bukan sekadar big match, melainkan cerminan meningkatnya level kompetisi Serie A musim ini.

Chivu: Dua Tim Kuat, Sepak Bola Berkualitas Tinggi

Berbicara kepada DAZN usai laga, Chivu menegaskan bahwa pertandingan Inter vs Napoli memperlihatkan kualitas dua tim papan atas yang sama-sama ingin menang.

“Saya berbicara soal pertandingan. Dua tim kuat melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Sayang kami tidak mampu mempertahankan keunggulan ganda hingga akhir, tapi itu juga karena kualitas lawan,” ujar Chivu.

Pelatih asal Rumania itu mengapresiasi mentalitas dan keberanian timnya, meski mengakui ada momen di mana Inter terlalu agresif hingga kehilangan keseimbangan.

“Saya membawa pulang sikap dan keinginan para pemain untuk terus menyerang, meski terkadang kami sedikit berlebihan dan terlambat dalam beberapa situasi,”

Napoli Menekan, Inter Bertahan dan Bangkit

Chivu juga menyoroti dominasi Napoli di fase awal pertandingan. Dalam 20 menit pertama, Partenopei mampu membuat Inter kesulitan lewat penguasaan bola pendek dan tempo tinggi.

“Dalam 20 menit awal mereka benar-benar menyulitkan kami dengan permainan bola pendek yang rapi. Kami tidak sempurna dalam tekanan dan itu kesalahan yang harus kami evaluasi,”

Namun demikian, Chivu melihat laga ini sebagai bukti nyata bahwa Serie A terus berkembang.

“Ini adalah pertandingan dua tim kuat yang menaikkan level sepak bola modern dan Serie A.”

Scudetto Tak Lagi Duel Dua Tim

Lebih jauh, Chivu menegaskan bahwa perburuan Scudetto musim ini tidak akan ditentukan oleh satu atau dua tim saja. Menurutnya, persaingan akan berlangsung ketat hingga akhir.

“Kami terus melangkah maju dan berusaha mewujudkan ambisi di kompetisi ini, yang akan diperebutkan oleh 4–5 tim. Kami sepenuhnya sadar akan ketatnya persaingan ini,”

Ia juga menyebut hasil imbang ini sebagai cerminan adil dari apa yang terjadi di lapangan.

“Kami sudah memperkirakan pertandingan seperti ini. Pada akhirnya, hasil imbang adalah hasil yang adil berdasarkan jalannya laga.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*