Bursa transfer musim dingin 2026 mulai memanas, dan Inter Milan berpotensi menjadi salah satu klub yang paling sibuk, terutama di sektor pertahanan.
Masa depan Stefan de Vrij kini berada di persimpangan jalan, dengan kemungkinan perpisahan lebih cepat pada Januari ini mulai mencuat ke permukaan.
Menurut laporan Corriere dello Sport, bek asal Belanda itu tengah mempertimbangkan masa depannya di Giuseppe Meazza. Kontrak De Vrij akan berakhir pada Juni mendatang, dan kebutuhan akan menit bermain reguler menjadi faktor krusial, mengingat Piala Dunia semakin dekat.
De Vrij Bimbang, Inter Siap Antisipasi
De Vrij, eks pilar Lazio yang selama ini menjadi bagian penting dari lini belakang Inter Milan, disebut tergoda dengan opsi hengkang lebih awal.
Situasi ini memaksa manajemen Nerazzurri untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan.
Tarik Muharemovic Masuk Radar Inter
Jika De Vrij benar-benar angkat kaki, Beppe Marotta tidak tinggal diam. Sejak beberapa pekan terakhir, Inter telah memantau Tarik Muharemovic, bek muda Sassuolo yang tampil impresif pada paruh pertama musim ini.
Bek kidal asal Bosnia, kelahiran 2003, dianggap cocok dengan kebutuhan Inter, baik dari segi fisik, karakter permainan, maupun profil usia.
Muharemovic dinilai sejalan dengan proyek jangka menengah-panjang yang sedang dibangun di Viale della Liberazione.
Negosiasi Tak Sederhana, Ada Juventus di Balik Layar
Namun, transfer Muharemovic bukan perkara mudah. Sassuolo harus menyerahkan 50% keuntungan penjualan kepada Juventus, sesuai klausul saat sang pemain dilepas ke Emilia. Hal ini tentu memengaruhi banderol harga yang dipasang klub Neroverdi.
Meski begitu, Marotta disebut sudah menyampaikan ketertarikan secara langsung kepada CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali.
Hubungan baik kedua petinggi klub membuka peluang dialog lanjutan dalam waktu dekat, terutama untuk mengamankan sang pemain sebelum pesaing bergerak.
Januari Jadi Bulan Penentuan
Inter Milan kini berada dalam fase krusial. Keputusan Stefan de Vrij akan sangat menentukan arah kebijakan transfer musim dingin.
Jika sang bek memilih pergi lebih cepat, Nerazzurri tampaknya sudah siap dengan solusi konkret.
Dengan kombinasi pengalaman Marotta dan visi jangka panjang klub, Inter tak ingin kecolongan, baik di lapangan maupun di bursa transfer.

Leave a Reply